Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Arsip
Umum
Kesehatan
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Technology  > Health
 

Aspirin Lebih Aman untuk Stroke, kata Penelitian

Konsumsi aspirin teratur dapat menghemat waktu dan biaya serta lebih aman, kata para ilmuwan.

Friday, Apr. 1, 2005 Posted: 3:42:34PM PST


Empat tablet aspirin jika dikonsumsi secara teratur setiap hari akan lebih baik dan efektif dibandingkan dengan obat pengencer darah warfarin dalam hal mencegah stroke yang disebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah di otak, dinyatakan penelitian AS pekan ini yang dilaporkan oleh Reuters.

Para ilmuwan mengandaikan apabila semua dokter di AS beralih ke aspirin dalam penanganan pasien mereka, hal itu akan menghemat $20 juta per tahunnya karena aspirin jauh lebih rendah harganya dibandingkan dengan warfarin. Selain itu, tambahan biaya yang diperlukan untuk pemeriksaan darah secara periodik juga berkurang.

Terjadinya penyumbatan di sebagian pembuluh darah di otak disebabkan oleh penimbunan lemak yang terbentuk di dinding pembuluh darah bagian dalam yang menyebabkan gangguan kelancaran arus darah. Sekitar 10 persen dari 900.000 orang menderita stroke.

Penelitian dilakukan di pusat-pusat kesehatan untuk meneliti apakah aspirin lebih efektif dibandingkan warfarin.

Hasilnya menunjukkan kedua obat sama efektifnya dalam hal mencegah terjadinya stroke yang disebabkan intracranial stneosis, namun didapatkan aspirin jauh lebih aman.

Marc Chimovitz, seorang peneliti senior dari Universitas Emory di Atlanta, memperkirakan separuh dari para dokter ahli syaraf

menggunakan warfarin, sementara lainnya memberikan aspirin atau obat sejenis untuk menangani pembuluh darah di otak yang mengalami penyumbatan.

Ia dan tim penelitinya menemukan jumlah angka kematian di antara 289 pasien yang mengkonsumsi warfarin dua kali lebih besar dibandingkan dengan pasien yang menerima aspirin dalam pengobatannya.

Pendarahan yang cukup serius adalah salah satu dampak warfarin, demikian pula risiko terkena serangan jantung yang menyebabkan kematian.

"Pada pandangan kami sebaiknya semua orang beralih ke aspirin," kata Chimovitz.


Shinta Marthawati

 
Dari Technology  
Software Alkitab Logos akan Dirilis untuk Macs
Tersedianya software di Windows telah sering menjadi alasan utama berpalingnya orang dari Macs. Akan tetapi, telah terjadi sebuah pergantian dalam paradigma dalam industri untuk multiple platforms. ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang