Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > Nation
 

Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal

Dikontraknya rumah Blok A Nomor 7 Perumahan Flamboyan Indah, Kelurahan Songgokerto, Batu, Malang oleh tersangka teroris kelompok Dr Azahari diduga untuk menyiapkan aksi teror pada Natal, 25 Desember 2005, Tempo Interaktif memberitakan

Friday, Nov. 11, 2005 Posted: 12:00:43PM PST

Dikontraknya rumah Blok A Nomor 7 Perumahan Flamboyan Indah, Kelurahan Songgokerto, Batu, Malang oleh tersangka teroris kelompok Dr Azahari diduga untuk menyiapkan aksi teror pada Natal, 25 Desember 2005, Tempo Interaktif memberitakan.

Menurut sumber yang dekat dengan kalangan intelijen, kelompok ini berencana meledakkan sejumlah gereja di Malang dan sekitarnya tepat pada malam Natal. "Sasarannya gereja besar di Malang," kata sumber tersebut kepada Tempo.

Kelompok itu melengkapi diri dengan persenjataan yang canggih dan dilengkapi dengan peredam suara. Indikasinya, saat terjadi tembak-menembak dengan polisi, suara letusan dari senjata milik mereka tidak terlalu keras. "Suara letusannya halus seperti diberi peredam, kalau senjata polisi letusannya keras," ujar si sumber.

Kaliber peluru yang mereka gunakan berbeda dengan milik polisi. Hal itu diketahui saat Brigadir Choirudin, anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror yang tertembak kakinya dioperasi di Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang. Menurut petugas medis, kaliber peluru yang bersarang di kaki Choirudin lebih besar dibandingkan peluru milik polisi pada umumnya.

Dugaan tersangka kelompok teroris sedang merancang aksi teror dikuatkan oleh Anil Warman (19 tahun) yang rumahnya hanya 10 meter dari rumah kontrakan kelompok tersebut. Menurut dia, pada Sabtu (5/11) malam, dua orang penghuni rumah kontrakan itu datang mengendarai motor Honda Supra sambil membawa kotak sebesar kardus televisi 14 inci. "Mereka terlihat tergesa-gesa memasukkan kotak itu ke dalam rumah," kata Anil.

Bagi Anil, dua diantara penghuni rumah yang mengontrak sejak 3 bulan lalu itu sudah tidak asing lagi karena sering ngobrol bareng. Keduanya memperkenalkan diri bernama Yahya dan Budi, yang bekerja sebagai kontraktor proyek properti di Semarang. Usianya masih relatif muda, sekitar 23 - 25 tahun. Keduanya rajin salat tarawih di mushola perumahan.

"Di situlah kami sering ngobrol ringan, namun tidak lama karena mereka selalu tergesa-gesa pulang," imbuh Anil.



Maria F.

 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang