Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Africa & Middle East  > Middle East
 

Pemilu Lebanon Resmi Berakhir, Tiga Kelompok Bersaing

Tiga kekuatan besar di kancah perpolitikan Lebanon, yaitu kelompok oposisi yang anti-Suriah, kelompok pro-Suriah yang didominasi Hizbullah dan Muslim Amal, serta para pendukung Aoun

Monday, Jun. 20, 2005 Posted: 11:58:51AM PST


Politisi Kristiani Michel Aoun (kiri) berpasangan dengan pro-Syria kontroversial MP Suleiman Franjieh. (AFP/File/Nicholas Tohme)

Pemilu legislatif Lebanon putaran keempat digelar di wilayah utara Lebanon sekaligus sebagai tanda telah berakhirnya pemilu. Saad al Hariri membutuhkan tambahan 21 kursi untuk meraih mayoritas mutlak di parlemen.

Pemilihan umum legislatif Lebanon yang digelar selama empat pekan resmi berakhir pada hari Minggu, 19 Juni. Pemilu putaran keempat digelar di wilayah utara Lebanon. Koalisi kelompok oposisi berharap dapat meraih suara mayoritas dari wilayah ini.

Pada pemilu putaran terakhir ini lebih dari 100 kandidat bertarung untuk memperebutkan 28 kursi parlemen yang tersisa. Hal ini akan menentukan kelompok politik yang meraih suara mayoritas di parlemen. Jumlah pemilih yang memberikan hak suara hingga satu jam sebelum berakhir masa pencoblosan mencapai 690 ribu orang atau 40 persen dari jumlah pemilih terdaftar.

Keamanan di sekitar tempat pemungutan suara diperketat dalam pemilu kali ini. Intrik politik mewarnai pemilu. Setiap kandidat menuduh lawan politik telah melakukan jual beli suara serta intimidasi. Pertarungan politik di wilayah utara ini dinilai ketat dan isu sektarian tinggi.

Kelompok oposisi yang didukung putra mantan Perdana Menteri Rafik Hariri bersaing ketat dengan Michel Aoun dari kalangan Kristen. Kemenangan Aoun di wilayah Mount Lebanon, pekan silam, membuat berbagai kalangan terkejut.

Saat ini, Saad al Hariri membutuhkan tambahan 21 kursi untuk meraih mayoritas mutlak di parlemen. Jika gagal, mau tak mau kelompok oposisi harus berkompromi dengan kelompok yang pro-Suriah. Sejauh ini, ada tiga kekuatan besar di kancah perpolitikan Lebanon, yaitu kelompok oposisi yang anti-Suriah, kelompok pro-Suriah yang didominasi Hizbullah dan Muslim Amal, serta para pendukung Aoun.



Eva N.

 
Dari Africa & Middle East  
Pembicaraan Damai Darfur Dimulai Lagi di Ibukota Nigeria
Pembicaraan yang diperantarai-Uni Afrika untuk memecahkan perang saudara di wilayah Darfur di Sudan barat, yang telah menewaskan antara 180.000 dan 300.000 orang serta menelantarkan 2,4 juta orang, dimulai ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang