Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Africa & Middle East  > Middle East
 

Rudal Israel Hantam Kamp Hamas, 14 Tewas

Tuesday, Sep. 7, 2004 Posted: 5:12:32PM PST

GAZA - Sebanyak 14 militan Hamas tewas, Senin (6/9), setelah sejumlah tank, helikopter, serta pesawat tempur milik Israel melepas serangkaian tembakan dan menjatuhkan rudal dalam serangan paling mematikan di Gaza dalam empat bulan terakhir. Gempuran ke kamp pelatihan Hamas itu terjadi menyusul serangan Israel pekan lalu sebagai tindakan balasan atas aksi bom bunuh diri militan Palestina. Tembakan rudal Israel menghancurkan kamp pelatihan Hamas di Shijaia, yang merupakan basis pertahanan Hamas, sebagai balasan atas aksi bom bunuh diri pada dua bus Israel di Bersheeba, Selasa pekan lalu (31/8), yang menewaskan 16 orang.

Rumah sakit utama di Gaza kebanjiran korban gempuran rudal yang terus berdatangan. Selain 14 orang tewas, lebih dari 20 orang, termasuk militan dan warga sipil yang kebetulan berada di lokasi itu, mengalami luka-luka, demikian ungkap para petugas rumah sakit. "Kejahatan buruk Israel ini tidak akan berlalu tanpa balasan yang setimpal," ungkap Juru Bicara Hamas, Mushir al-Masri. "Inilah perang terbuka antara para zionis dengan kita." Terus bergulirnya aksi-aksi kekerasan semakin mempersulit rencana Perdana Menteri Israel Ariel Sharon untuk melakukan penarikan tentara dan pemukim Yahudi dari Jalur Gaza sampai akhir tahun 2005.

Para militan Palestina mengklaim penarikan Israel dari Jalur Gaza, wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel, sebagai suatu kemenangan. Namun militer Israel telah bersumpah untuk menghancurkan faksi-faksi Palestina yang bersenjata terlebih dahulu. Para pemimpin Israel telah menyampaikan ancaman balas dendam, termasuk meningkatkan kampanye untuk membunuh para pemimpin Hamas, sebagai balasan atas aksi bom bunuh diri Beersheba. Bom di Beersheba merupakan aksi serangan bom bunuh diri pertama kali di wilayah Yahudi dalam enam bulan terakhir. Pihak Palestina sendiri mengatakan bahwa bom di Beersheba adalah balasan atas kematian dua pemimpin Hamas, yakni Sheikh Ahmed Yassin dan Abdel Aziz Rantissi. (Rtr/AP/E-9)

SP



 
Dari Africa & Middle East  
Pembicaraan Damai Darfur Dimulai Lagi di Ibukota Nigeria
Pembicaraan yang diperantarai-Uni Afrika untuk memecahkan perang saudara di wilayah Darfur di Sudan barat, yang telah menewaskan antara 180.000 dan 300.000 orang serta menelantarkan 2,4 juta orang, dimulai ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang