Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Africa & Middle East  > Middle East
 

Enam Gereja di Irak Diguncang Bom

Tuesday, Aug. 3, 2004 Posted: 2:04:43PM PST

Baghdad: Darah masih membasahi Negeri 1001 Malam. Pertempuran pun masih sengit. Baik pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat yang dibantu Kepolisian Irak maupun militan saling serang. Dalam dua pekan terakhir, aksi pengeboman juga mengguncang sejumlah kota di Irak, seperti di Kota Baqouba, Rabu silam. Setidaknya 68 orang tewas dan 56 lainnya cedera dalam serangan bom bunuh diri tersebut.

Hanya berselang empat hari, tepatnya Ahad (1/8) kemarin, giliran Kota Baghdad dan Mosul yang menjadi sasaran serangan bom bunuh diri. Serangkaian pengeboman itu mengguncang di dekat enam gereja di Baghdad dan Mosul. Empat gereja berada di ibu kota Irak, sedangkan dua tempat peribadatan nasrani lainnya di Kota Mosul, Irak utara.

Seorang pejabat Departemen Dalam Negeri Irak menyatakan, serangkaian serangan bom bunuh diri tersebut mengakibatkan dua orang tewas di Baghdad. Sementara seorang lainnya tewas di Mosul. Selain tiga korban tewas, jumlah orang yang terluka diperkirakan mencapai puluhan.

Serangkaian ledakan tersebut terjadi saat umat kristiani hendak melangsungkan kebaktian petang. Dua ledakan di Baghdad dipastikan sebagai serangan bom bunuh diri dengan mobil. Perlu diketahui, rangkaian serangan itu pertama kali ditujukan untuk gereja sejak berlangsungnya aksi kekerasan di Irak. Diduga, serangan tersebut sengaja dilakukan untuk memecah-belah antarpemeluk agama di Irak dan menggoyang pemerintahan yang baru. Namun, hingga berita ini ditulis, belum dapat dipastikan sasaran sebenarnya bom-bom tersebut.

Menyusul insiden tersebut, pasukan AS dan polisi Irak menyisir lokasi-lokasi ledakan. Sementara petugas penyelamat bertindak cepat dengan mengevakuasi para korban. Pun demikian dengan para petugas pemadam kebakaran. Mereka bersama penduduk setempat bekerja sama memadamkan api. Sejauh ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas sejumlah ledakan bom itu.

Pada waktu hampir bersamaan, pertempuran antara pasukan AS dan milisi Irak berlangsung dahsyat di Kota Fallujah, Irak . Baku tembak tersebut mengakibatkan sekitar 10 warga sipil tewas dan 36 lainnya cedera.

Liputan6.com(DNP/Rcm)




 
Dari Africa & Middle East  
Pembicaraan Damai Darfur Dimulai Lagi di Ibukota Nigeria
Pembicaraan yang diperantarai-Uni Afrika untuk memecahkan perang saudara di wilayah Darfur di Sudan barat, yang telah menewaskan antara 180.000 dan 300.000 orang serta menelantarkan 2,4 juta orang, dimulai ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang