Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > General
 

Pemimpin Gereja Vietnam Dilepaskan Setelah Satu Tahun Dipenjara

Pihak penguasa masih menahan pemimpin gereja Mennonite lainnya

Tuesday, Mar. 8, 2005 Posted: 11:14:41AM PST


Menurut rilis pers yang dikeluarkan oleh Kementerian pada tanggal 7 Maret, seorang pemimpin gereja Vietnam yang terkenal, Nguyen Van Phuong telah dibebaskan dari penjara pada tanggal 3 Maret, satu hari setelah peringatan satu tahun kejadian yang memercikkan penangkapan beberapa pemimpin gereja.

Nguyen Van Phuong, 38, telah melayani berbagai posisi pastoral sejak muda. Ia anggota Gereja Mennonite Vietnam dan merupakan anggota untuk kementerian sosial pada komite administratif pada saat dia ditangkap.

Pada tanggal 2 Maret 2004, Gereja Mennonite menemukan polisi yang menyamar diantara kongregasi. Belakangan, Nguyen Van bersama dua saudaranya Nguyen Hieu Nghia, Nguyen Thanh Nhan dan pemimpin utama gereja lainnya Pham Ngoc Thach, ditangkap atas tuduhan menghambat polisi dalam menjalankan tugas resmi mereka.

Pada tanggal 8 Juni 2004, Sekjen gereja Pendeta Nguyen Hong Quang juga ditangkap oleh 30 polisi. Dia dituduh “menghasut orang lain untuk menghambat orang yang menjalankan tugas resminya” dalam kaitannya dengan insiden 2 Maret 2004.

Pembebasan Phuong disambut gembira oleh gereja dan keluarganya. Saudara-saudara Phuong telah dilepaskan terlebih dahulu setelah menjalani masa hukuman 9 bulan pada awal bulan Desember.

Menurut Asosiasi Solidaritas Sedunia (Christian Solidarity Worldwide-CSW), pemimpin gereja, Pendeta Nguyen Hong Quang dan penginjil Pham Ngoc Thach masih menunggu pertimbangan yang pada mulanya dijadwalkan tanggal 2 February. Namun pada tanggal 27 January, pengadilan mengumumkan adanya penundaan tanpa mengumumkan tanggal baru. Gereja meminta doa khusus untuk pertimbangan itu.

Setelah pembebasan Phuong, para pemimpin gereja mengekspresikan rasa terima kasih mereka untuk pekerjaan pembelaan yang dilakukan atas kepentingan pemimpin yang dipenjara, dan meminta doa dan dukungan bagi mereka dan keluarganya.



Nofem Dini

 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang