Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > General
 

Umat Katolik : Perayaan Tahun Baru Cina Hendaknya Dilaksanakan Secara Sederhana

Pemimpin Gereja Katolik di Vietnam Meminta Masyarakat Merayakan Tahun Baru Cina Dengan Sederhana.

Saturday, Feb. 12, 2005 Posted: 6:30:02PM PST

Hung Hoa, Vietnam Baru-baru ini Umat Katolik dari Keuskupan di Vietnam Utara mendapat himbauan dari pemimpin Gereja untuk membantu orang-orang miskin dan para korban tsunami dengan mengurangi pengeluaran untuk perayaan Tahun Baru Cina (Imlek).

Dalam surat gembala yang dikeluarkan pada 25 Januari kepada umat Katolik, Uskup Hung Hoa Mgr Antoine Vu Chuong meminta kepada umat untuk memotong pengeluaran yang tidak perlu agar bisa turut menyumbangkan uang kepada para korban tsunami.

"Paroki-paroki dan stasi-stasi akan mengumpulkan uang dan mengirimkannya ke kediaman Uskup untuk kemudian disalurkan ke Komisi Pelayanan Amal Kasih dan Sosial Konferensi Waligereja Vietnam," tambahnya.

Bagi masyarakat Cina, Vietnam, perayaan tahun baru Cina disana disebut Tet. Seluruh komunitas Cina dari berbagai penjuru dunia merayakan pergantian tahun baru. Menurut penanggalan berdasarkan perputaran bulan dan lingkaran tahun Cina, tanggal 9 Februari akan memasuki Tahun Ayam.

Menurut salah satu sumber berita, Pastor Michael Tran Van Thin dari Hung Hoa menjelaskan bahwa Keuskupan Hung Hoa dan keuskupan-keuskupan bagian utara lainnya tidak punya dana sendiri untuk membantu para korban tsunami sehingga mereka harus bersandar pada sumbangan umat Katolik.

Sementara itu, Uskup Phat Diem Mgr Joseph Nguyen Van Yen mengatakan , tahun ini ia akan menyumbangkan uang untuk membantu para korban tsunami di negara-negara Asia Selatan dan Tenggara. Uskup menambahkan, paroki-paroki di keuskupannya di selatan Ha Noi sedang mengumpulkan dana pada Misa-Misa Minggu sejak awal Januari hingga hari ketiga masa Tahun Baru Imlek, 11 Februari.

Uskup Thai Binh Mgr Francois Xavier Nguyen Van Sang meminta umat Katolik awam untuk memberi hadiah Tet kepada para pekerja Gereja dalam bentuk uang tunai, jika mungkin, sebagai ganti barang-barang agar keuskupan bisa mengirimkan uang tunai tersebut kepada para korban tsunami

Menurut Pastor Joseph Tran Xuan Chieu, Kepala Paroki Katedral, keuskupan berencana untuk mendistribusikan 100 juta dong kepada orang-orang miskin sebagai hadiah Tet. Para kepala paroki akan memberi hadiah senilai 20.000-50.000 dong kepada setiap keluarga miskin yang mereka kunjungi, jelasnya.





Nofem Dini

 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang