Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > India
 

Gereja dan Umat Protes Terhadap Kepolisian Kerala, India

Friday, Sep. 17, 2004 Posted: 3:09:02PM PST


Pembunuhan seorang imam Katolik di Kerala, India bagian selatan, mengalami perubahan baru. Gereja menggelar aksi demo setelah polisi mengganti apa yang mereka katakan sebagai motif pembunuhan itu.

Pada 9 September, Uskup Irinjalakuda Mgr James Pazhayattil memimpin aksi jalan para imam, suster, dan ribuan umat Katolik yang menuduh polisi berusaha melindungi orang-orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan Pastor Job Chittilapilly, seorang imam diosesan.

Selama aksi protes itu, toko, perkantoran, dan lembaga pendidikan di seluruh keuskupan itu tutup dan jalanan sepi. Kepala paroki berusia 71 tahun itu ditemukan tewas pada 28 Agustus di beranda samping gereja Varaprasada Matha (bunda rahmat) di Keuskupan Irinjalakuda.

Laporan otopsi mengonfirmasikan bahwa ia ditusuk empat kali. Pada 7 September, polisi menangkap Panthalkoottam Raghukumar, seorang Hindu berusia 25 tahun. Mereka mengatakan kepada media bahwa pemuda itu mengaku membunuh Pastor Chittilapilly untuk memprotes "kegiatan-kegiatan anti-Hindu" yang dilakukan imam itu.

Polisi mengutip Raghukumar yang mengatakan bahwa ia jengkel dengan kegiatan-kegiatan amal kasih imam itu untuk keluarga-keluarga Hindu. Namun keesokan harinya, polisi penyelidik menarik catatan motif Raghukumar. Mereka kemudian mengklaim dan tetap menegaskan bahwa Raghukumar, seorang pecandu narkoba, menusuk imam itu ketika ia benar-benar mabuk. Orang-orang Gereja tidak mau menerima revisi penjelasan itu.

"Kami yakin, ada konspirasi komunal" dalam kejadian itu, kata Uskup Pazhayattil, yang bersikeras bahwa aparat kepolisian menemukan kebenaran dan menangkap para pelaku yang sebenarnya.

mirifica




 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang