Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > Australia
 

Patung Yesus Dan Maria Menangis Meneteskan Darah Di Australia Bukan Mukjizat, Kata Gereja

Friday, Jul. 30, 2004 Posted: 8:25:15PM PST


BRISBANE, Australia, 29 Juli 2004 (AFP) – Para pejabat Gereja di Brisbane menolak pernyataan bahwa patung-patung Yesus dan Maria yang meneteskan air mata dan darah di sebuah gereja komunitas Vietnam di pinggiran kota itu adalah mukjizat.

Ribuan orang beriman berduyun-duyun ke Gereja Komunitas Vietnam di pinggiran kota Brisbane awal tahun ini untuk melihat dua patung meneteskan darah dan menangis.

Tetapi Uskup Agung Brisbane John Bathersby mengatakan hari Kamis (7/29)ini bahwa suatu penyelidikan resmi yang dilakukan Gereja telah menemukan kejadian itu palsu, dan zat yang menetes keluar dari patung-patung itu adalah buatan.

“Zat yang menetes dari patung-patung itu adalah sama dengan zat yang dijual dan ada kemungkinan zat itu dikerjakan pada patung-patung itu oleh tangan-tangan manusia,” kata Uskup Agung itu dalam koferensi pers.

Pernyataan bahwa kejadian itu adalah mukjizat, ditolak, karena sudah dilakukan penyelidikan yang dipimpin oleh vikaris Adrian Farrelly dengan bantuan seorang professor kimia yang sudah pensiun.

Uskup Agung Bathersby memerintahkan agar patung-patung itu dipindahkan dan tidak lagi diperagakan di dalam gereja itu.

Peristiwan yang diduga mukjizat Brisbane itu terjadi satu tahun sesudah pernyataan lainnya bahwa sebuah patung SP Maria di kota Perth, Australia bagian barat meneteskan airmata sunguhan, ditolak, sesudah dilakukan penyelidikan dua bulan oleh gereja. (AFP)




 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang