Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > Korea
 

Satu Langkah Maju Bagi Keuskupan Korea Utara

Tuesday, Jul. 13, 2004 Posted: 12:38:07AM PST

PYONGYANG, Korea Utara, (Zenit) -- Pengangkatan wakil uskup baru untuk Pyongyang oleh administrator apostolik diosis yang berbasis di Korea Selatan, dilihat sebagai suatu langkah bersejarah. Uskupagung Nicholas Cheong Jin-suk dari Seoul, yang juga menjabat administrator apostolik Pyongyang , telah mengangkat Pastor Matthew Hwang in-kuk menjadi vikaris episkopalis untuk diosis Pyongyang yang namanya sesusai dengan ibukota Korea Utara.

Kantor berita missionaris Takhta Suci, Fides, mengatakan pengangkatan itu memberikan kekuatan dan harapan baru bagi “Gereja di Korea Selatan supaya bisa lagi mengkhabarkan Injil dan membuat iman semarak di Korea Utara,” yang “ memang tidak pernah terpadamkan, bahkan juga tidak pada saat-saat yang penuh kesulitan.”

Surat kabar Italia Avvenire mengatakan, sejak rejim komunis di Korea Utara mengusir hirarki gerejani, uskupagung Seoul juga sudah harus menjabat administrator apostolik Pyongyang. Peran atau jabatan tersebut sebenarnya ia tidak mampu jalankan, karena, resminya, diosis Korea Utara ketiadaan pastor.

Namun , agama Kristen masih hidup di Korea Utara, di mana orang-orang Katolik menghayati iman dalam konteks keluarga. Mereka menerima kunjungan-kunjungan berkala dari wakil-wakil Aksi Katolik. Menurut perkiraan terdapat 3,000 orang Katolik di Korea Utara. Sejak tahun 1989, rejim Komunis sudah mencoba menterapkan “perhimpunan patriotik” model Cina, dengan membentuk Perhimpunan Katolik Korea Utara.

Keputusan untuk mengangkat Pastor Hwang menjadi vikaris episkopalis (wakil uskup) Pyongyang, dikomunikasikan oleh Konferensi Wali Gereja Korea Selatan dan didahului di Seoul dengan pertemuan Uskupagung Cheong dengan 10 orang pastor Korea yang menyatakan kesiapsediaan mereka untuk bekerja di keuskupan Korea Utara.

Uksupagung Cheong mengatakan, "Usaha-usaha nyata untuk membuat Gereja bertumbuh di Korea utara tidak bisa ditunda lebih lama lagi.” . Uskupagung Seoul itu berharap Pastor Hwang, vikaris episkopalis yang baru, akan mempunyai kebebasan bergerak yang lebih leluasa untuk bisa bekerja, khususnya di bidang formasi.

Selama tiga tahun belakangan ini Gereja di Korea, bersama dengan Caritas-Hongkong dan Yayasan Eugene Bell yang berbasis di A.S., telah menyelenggarakan sejumlah missi kemanusiaan di Korea Utara Missi-missi tersebut sudah memampukan beberapa pastor pergi ke daerah-daerah pedalaman negeri itu.

Pada tahun 1998 sudah mulai ada kemungkinan mengorganisir suatu kunjungan ke Korea Utara yang dilakukan oleh uskup pembantu Seoul. Delegasi-delegasi Takhta Suci dan Caritas Internasional juga sudah bisa berkunjung. Pastor-pastor asing yang lewat dan singgah di Korea Utara juga sudah diizinkan merayakan upacara Missa pada hari Minggu di satu-satunya Gereja Katolik di Pyongyang.

Gereja di Korea Selatan sudah meminta berita dan laporan mengenai nasib mendiang Uskup Francis Hong Yong-ho, uskup terakhir Pyongyang dan juga nasib hampir sebanyak 50 orang pastor yang berada di Korea Utara dalam tahun 1940an. Di antara mereka yang masih hidup tentu sudah berusia 80an atau 90an.

Next Page: 1 | 2 |



 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang
9 www.rudiplomirovany.com www.rudiplomirovans.com http://rudiplomirovana.com/--- http://http://rudiplomisty.com/-- http://rudiplomis.com/-- www.rudiplomista.com diploman-doci.com rudiplomista24.com www.rudiplomis24.com www.rudiplomirovan.com http://http://ru-diplomirovanie.com/-- www.ru-diplomirovan.com 9 diploman-doci.com http://https://lands-diplomy.com/specialnosti/stomatolog.html ru-diplomirovans.com www.ru-diplomirovana.com https://ru-diplomirovany.com/--- www.ru-diplomirovanay.com https://ru-diplomirovannie.com/--- http://https://gosznac-diplomy.com/kupit-diplom-v-nizhnem-novgorode 11