Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > Ph
 

Untuk Memerangi Korupsi Arroyo Berpaling kepada Para Uskup dan Pebisnis

Friday, Jul. 9, 2004 Posted: 8:42:26PM PST

MANILA, Philippines, 0 7 Juli 2004 (Zenit, Manila Bulletin) -- Gloria Macapagal Arroyo, yang akhir Juni lalu dilantik menjadi presiden Filipina yang ke-14 setelah memenangkan pemilihan presiden 10 Mei lalu, meminta kepada Kabinetnya agar dengan saksama bekerja sama dengan “Bishops and Businessmen’s Conference” ( BBC: Konferensi Para Uskup dan Pebisnis ) dalam menyusun dan melaksanakan program anti korupsi; yakni dengan memasukkan usulan-usulan dari kelompok para uskup dan pebisnis . Program anti-korupsi dari Konferensi Para Uskup dan Pebisnis Filipina akan dikepalai oleh para jaksa penuntut dan penyidik yang spesialis di bidangnya.

Dalam pidatonya di depan sidang umum BBC ( Konferensi Para Uskup dan Pebisnis) di Pasay City, Metro Manila hari Senin (05 Juli), Presiden Arroyo menyambut baik upaya-upaya para Uskup Katolik dan komunitas bisnis untuk membantunya dalam perang melawan korupsi di dalam birokrasi.

Media Filipina, seperti “Manila Bulletin”, menggemakan sentimen Arroyo, dengan menunjukkan bahwa pebisnis dan Gereja memandang korupsi sebagai penyebab utama kemiskinan rakyat Filipina. Lebih dari separo dari penduduk Filipina yang 84 juta jiwa hidup dengan dua dollar AS (US$2.00) sehari.

"Saya akan bekerja dengan tekun selama enam tahun kedepan untuk memerangi korupsi, “ Arroyo berjanji Dalam pidato pelantikannya hari Rabu (30 Juni) , Arroyo memang berjanji akan mengejar dan memenjarakan para pejabat pemerintah yang korupsi, mempengaruhi para pedagang dan penipu pajak.

Arroyo mengatakan ia telah menerima sebuah surat dari Jose Concepcion Jr, ketua nasional BBC (Konferensi Para Uskup dan Pebisnis) Jumat lalu (02 Juli). Surat tersebut berisikan anjuran-anjuran bagaimana membasmi korupsi. Concepcion dan para pebisnis lainnya tetap berpendapat bahwa korupsi adalah penyebab utama kemiskinan rakyat Filipina.

Pokok utama dari program anti-korupsi BBC (Konferensi Para Uskup dan Pebisnis) adalah melatih 150 orang jaksa penuntut dan 500 orang penyidik untuk menangani kasus-kasus suap dan korupsi yang melibatkan para pejabat. BBC juga menekankan perlunya masyarakat umum memantau pelaksanaan projek-projek, “sehingga mereka, khususnya orang-orang miskin, bisa sungguh-sungguh melihat dan merasakan keuntungan yang mereka peroleh dari pemerintah setempat/daerah.”

Untuk menghalangi suap dan korupsi BBC juga mendesak agar semua syarat-syarat penawaran projek-projek pemerintah serta semua kontrak-kontrak dan persetujuan dengan sektor swasta ,semuanya harus terbuka dan bisa diperiksa dengan teliti, kecuali bila itu ada hubungannya dengan keamanan nasional.

Arroyo menyetujui usulan-usulan BBC tersebut dan juga menyetujui pernyataan BBC yang mengatakan: “ menjamin transparansi, accountabiliti, partisipasi dan komunikasi adalah sarana yang paling baik untuk pemerintahan yang baik di segala tingkatan.”

“Saya mengucapkan terimakasih kepada BBC. Saya berterimakasih kepada Jose Concepcion karena meringkaskan pikiran-pikiran anda sebagai suatu batang tubuh dan menyajikannya sebagai usulan-usulan konkrit yang bisa dikerjakan. Dan saya mau agar Kabinet saya bekerja sama dengan anda dalam melaksanakan usulan-usulan tersebut,” kata presiden Aarroyo.

Next Page: 1 | 2 |



 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang