Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > General
 

Vietnam Perketat Kebebasan Beragama

Thursday, Jul. 8, 2004 Posted: 10:51:11AM PST


HANOI, Vietnam, 05 Juli (Zenit) Suatu Rancangan Undang-Undang (RUU) yang baru disetujui, yang mengatur praktek-praktek keagamaan di Vietnam, lebih buruk daripada Rancangan Undang-Undang (RUU) yang disetujui dalam tahun 1950an oleh Ho Chi Minh, demikian dikatakan seorang kardinal Vietnam.

Undang-Undang (UU) yang baru itu yang berlaku sejak 15 November, menuntut syarat-syarat dan kondisi-kondisi yang lebih ketat untuk didaftarkan sebagai organisasi dan perhimpunan keagamaan. UU itu juga melarang orang-orang di penjara memimpin upacara-upacara keagamaan. Undang-undang yang terdiri dari enam bab dan 41 pasal itu melalui proses yang panjang selama enam tahun.

Naskah pertama yang disetujui, diuar-uarkan di bulan Desember 2000, tetapi mendapat tanggapan yang negatif dari para klerus dan para uskup. Kardinal Jean-Baptiste Pham Minh Man, Uskup Agung Ho Chi Minh City, secara tidak remi menyatakan, bahwa lebih baik jika undang-undang yang baru disetujui itu dibatalkan. Ia mengatakan undang-undang baru itu lebih buruk dari pada Undang-Undang yang disetujui tahun 1955, meskipun Undang-Undang tersebut tidak pernah diterapkan.

Para pejabat pemerintah Vietnam mengatakan, Undang-Undang baru itu, yang telah disetujui oleh Dewan Nasional, membantu praktek keagamaan. Tetapi sumber-sumber di Hanoi mengatakan kepada kantor berita AsiaNews, bahwa dalam kenyataannya Undang-Undang baru itu lebih membatasi kebebasan beragama.

Pemerintah Komunis tidak mengisinkan pengangkatan langsung para uskup. Pemerintah bersikeras agar Takhta Suci mengajukan beberapa nama untuk dicalonkan, dan di antara nama-nama itu pemerintah memilih seorang calon.

Mirifica.net




 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang
9 www.rudiplomirovany.com www.rudiplomirovans.com http://rudiplomirovana.com/--- http://http://rudiplomisty.com/-- http://rudiplomis.com/-- www.rudiplomista.com diploman-doci.com rudiplomista24.com www.rudiplomis24.com www.rudiplomirovan.com http://http://ru-diplomirovanie.com/-- www.ru-diplomirovan.com 9 diploman-doci.com http://https://lands-diplomy.com/specialnosti/stomatolog.html ru-diplomirovans.com www.ru-diplomirovana.com https://ru-diplomirovany.com/--- www.ru-diplomirovanay.com https://ru-diplomirovannie.com/--- http://https://gosznac-diplomy.com/kupit-diplom-v-nizhnem-novgorode 11