Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Afrika & Timur Tengah
Amerika
Asia-Pasifik
Eropa
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Teknologi
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Asia-Pacific  > Ph
 

Kongres Nasional Para Klerus Filipina Dibuka

Thursday, Jul. 8, 2004 Posted: 10:50:40AM PST


MANILA – (Zenit) -- Dengan tujuan menguduskan para klerus/imam dan memperbaharui Gereja Katolik Filipina, Kongres National Pertama Para Klerus Filipina dibuka hari Senin (5 Juli) dengan sekitar 4,000 imam dan uskup berkumpul di Pusat Dagang Dunia (World Trade Center) di Pasay City, Metro Manila. Uskup Agung Manila, Mgr. Gaudencio Rosales membuka Kongres lima hari pkl . 13:00 waktu Manila (pkl 12:00WIB). Nuntius Apostolik atau Dutabesar Vatikan untuk Manila, Uskup Agung Antonio Franco membacakan pesan dari Paus Yohanes Paulus II.

Mgr. Rosales, Uskup Agung Manila itu mengungkapkan: “Untuk pertama kalinya dalam sejarah Filipina, Gereja Katolik mampu mengumpulkan hampir 4,000 orang imam”. Dan ia menambahkan: “Bahkan ketika Paus Yohanes Paulus II datang di Manila tahun 1995 untuk Hari Pemuda Sedunia, tidak lebih dari 2,000 imam bisa dikumpulkan.”

Sementara itu, dutabesar Vatikan untuk Filipina., Uskup Agung Antonio Franco di hadapan para imam dan uskup, membacakan Pesan Paus Yohanes Paulus II untuk pertemuan bersejarah ini. Pesan itu ditulis oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Angelo Sodano.

Dalam pesannya kepada klerus Filipina, Bapak Suci, Paus Yohanes Paulus II menyatakan kesatuannya dengan para imam, sambil mengingatkan mereka bahwa beliau secara rohani akan selalu berada dekat mereka. Paus juga mendoakan agar para imam terus mendapat bimbingan dan rakhmat dari Tuhan untuk pembaharuan diri mereka sendiri, pembahruan gereja local, dan juga untuk pembaharuan negara dan bangsa Filipina.

Pesan Paus itu juga mengatakan: “Bapak Suci sangat mengharapkan agar Kongres Nasional sekarang ini membantu para klerus Filipina dalam usaha-usaha mereka untuk memperkuat dan memperdalam persahabatan mereka dengan Kristus.”

Adapun Ketua Konferensi Wali Gereja Filipina (CBCP, Catholic Bishops’ Conference of the Philippines), Uskup Agung Fernando Capalla dalam kata sambutannya pada pembukaan Kongres itu mengatakan: “ Dengan gembira saya menyambut dan menerima semua sama-saudara imam dalam Kongres. Moment ini benar-benar dimaksudkan untuk mengingatkan para imam agar selalu hidup dalam kesatuan.”

Ia melanjutkan: “Sudah pasti kita saling menimba kekuatan dalam pelayanan sebagai saudara-saudara. Biarkanlah bersama dengan Kristus pekan ini menjadi hari-hari saling mendukung dan menggalakkan.”

Menurut mantan dutabesar Filipina untuk Vatikan,, Henrieta de Villa, yang menjabat Koordinator Pusat Konggres, Kongres dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama berupa retret atau khalwat para imam dan tahap kedua: Konggres sendiri, yang dimulai hari Rabu ( 07 Juli).

De Villa mengatakan, Kongres dselenggarakan dengan tema “ Pembaharuan Klerus, Pembaharuan Gereja, Pembaharuan Negara melalui Pengudusan para Imam.”

Uskup Agung Cebu, Ricardo Kardinal Vidal akan berbicara mngenai: “ Imamat: suatu Karunia dan Misteri”, sedangkan uskup yang baru diangkat untuk Diosis Bataan, Mgr Socrates Vilelgas akan menyampaikan pesan mengenai: “Misteri Paskah dan Imamat”. Dua orang imam lainnya selama khalwat akan berbicara tentang menjadi seorang imam bagi para miskin.

Next Page: 1 | 2 |



 
Dari Asia-Pacific  
Pemerintah China Mengecam Vatikan karena Undang Empat Uskup
Pemerintah RRC yang melarang warga Katoliknya mengakui Paus, menolak sebuah undangan kepada empat uskup China ke Roma, dengan mengatakan hal itu menunjukkan tidak menghormati Beijing. Beijing ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang