Interaktif

Penghasil Alkitab Terbesar di Dunia Nyatakan Penurunan Penjualan

Ethan Cole
Reporter Kristiani Pos

Posted: Sep. 13, 2008 20:10:17 WIB

Perusahaan pencetak Alkitab terbesar di dunia mengatakan mengalami penurunan permintaan akan firman Tuhan.

Bible Society of Brazil, yang menghasilkan 7,7 juta Alkitab setahun di 100 negara, melaporkan bahwa penjualan ke pihak asing mengalami penurunan selama dua tahun belakangan ini, menurut Agence France-Presse.

Kelompok nirlaba yang telah berusia 60 tahun ini mengatakan tidak mengetahui alasan spesifik penurunan tersebut, apakah ini merupakan spekulasi mengenai kemungkinan berapa lama kecenderngan penurunan ini akan bertahan.

Tetapi kepala bagian komunikasi dan sosial, Emi Seibert, meyarankan bahwa hambatan tradisi di beberapa pasar mampu membuat makin meningkatnya persaingan, khususnya di Cina, yang kemungkinan menjadi salah satu memberikan kontribusi terhadap penurunan penjualan.

Pada awal tahun ini, Cina dalam kolaborasinya dengan United Bible Societies membuka sebuah fasilitas percetakan Alkitab baru di Nanjing, Cina. Cina membanggakan bahwa percetakan Alkitab yang dibuat tersebut merupakan yang terbesar di dunia, yang kemudian membuat kota timur Cina Nanjing sebagai ibu kota percetakan Alkitab dunia.

Tahun 2007, Perusahaan Percetakan Amity-Cina yang hanya mengijinkan Penerbit Kristiani di kota saja-menghasilkan 6 juta Alkitab.

Tetapi sekarang dengan fasilitas yang baru, memiliki potensi untuk mencetak sampai 12 juta Alkitab setahun.

Separuh Alkitab yang dicetak di Brasil dijual di dalam negeri, sedangkan sisanya didistribusikan ke seluruh dunia.

Merupakan percetakan yang menjadi saingan Brasil di dunia yang merupakan negara dengan populasi masyarakatnya adalah Katolik dengan sekitar tiga-perempat negara-negara yang 190 juta orangnya adalah orang percaya. Termasuk di dalamnya Protestant, negara yang memiliki populasi penduduknya 90 persen adalah Kristiani.

Next Story : Pidato Obama Menuai Respon Beragam dari Kalangan Kristiani, Muslim

Terpopuler

Headlines Hari ini