Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > Nation
 

Kapolri Sutanto: Pihak Luar Berupaya Kacaukan Poso, Warga Agar Tidak Terpancing

Polisi Dinilai Sudah Tumpul

Monday, Oct. 31, 2005 Posted: 9:29:28AM PST

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Sutanto meminta warga Poso tidak terpancing oleh kasus pembunuhan tiga siswi SMA Kristen Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/10). Informasi intelijen menyebutkan ada upaya pihak luar untuk mengacaukan Poso dan daerah lain di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Sutanto dalam pertemuan dengan tokoh- tokoh agama Poso di rumah jabatan Bupati Poso, Minggu (30/10), Kompas memberitakan. ”Kami sudah dapat membaca tujuan mutilasi itu. Kami bisa melihat tiga korban yang diletakkan di mana-mana,” ujarnya.

Sesuai dengan instruksi Presiden, kami ingin berangkat hari Sabtu kemarin. Namun, karena cuaca buruk, kami menundanya. Presiden amat prihatin dengan kasus ini. Presiden turut berdukacita sedalam-dalamnya, kata Sutanto.

Pertemuan itu juga dihadiri Panglima Kodam VII Wirabuana Mayjen Arif Budisampurno, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng Komisaris Besar Oegroseno, Kepala Kepolisian Resor Poso Ajun Komisaris Besar Soleh Hidayat, Gubernur Sulteng Aminuddin Ponulele, dan Bupati Poso Piet Inkiriwang.

Tokoh agama dan masyarakat yang hadir di antaranya Ketua Forum Silaturahim Perjuangan Umat Muslim Poso Haji Adnan Arsal, Sekretaris Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Pendeta Irianto Kongkoli, dan Ketua Majelis Adat Poso Yohannes Santo.

Menurut Sutanto, cara pihak luar mengacaukan Poso adalah dengan memanfaatkan kerawanan-kerawanan yang terjadi di Poso pada masa lalu, yaitu ketika terjadi konflik horizontal di antara warga Poso. ”Kita jangan terpancing, jangan masuk dalam jebakan yang mereka buat. Kalau kita terpancing, mereka akan leluasa mengacaukan Poso dan mengadu domba kita. Karena itu, saya harap tokoh-tokoh agama dan masyarakat tetap memberi masukan yang kondusif bagi warga Poso,” ujarnya.

Selain Poso, kata Sutanto menambahkan, pihak luar itu juga ingin mengacaukan daerah lain di Indonesia, seperti Palu dan Bali. Ditanya siapa pihak luar yang dimaksud, Sutanto mengatakan, itu masih dalam penyelidikan intelijen Polri dan BIN.

Upaya pihak tertentu mengacaukan Poso juga diungkapkan Kepala BIN Syamsir Siregar.

”Ada kepentingan orang-orang tertentu yang ingin mengembalikan kekacauan di Poso. Upaya itu sudah beberapa kali terjadi dan sangat disesalkan karena ada sebagian warga terpengaruh”, katanya.

Ditanya siapa pihak tertentu itu, Syamsir juga tidak bersedia menjawab. ”Saya tidak bisa menyampaikan hal itu”, katanya.

Dalam sesi diskusi, Irianto Kongkoli mengatakan, pihak GKST sangat menyadari adanya pihak-pihak yang berupaya membenturkan umat beragama di Poso. Karena itu, aparat keamanan dan intelijen diminta mengungkapnya dengan tuntas.

Menurut Irianto, Polri perlu melakukan penyegaran di tubuh Polres Poso dan Polda Sulteng karena upaya polisi mengungkap berbagai kasus kekerasan di Poso sudah tumpul. Polisi yang terlibat dalam berbagai kasus juga harus diungkap dan dihukum.

Sementara itu, Adnan Arsal mengatakan, sejak tahun 1998 tokoh-tokoh agama di Poso senantiasa menggulirkan dialog-dialog antar-umat beragama. Dialog- dialog itu menghasilkan kesepakatan untuk tidak saling menuduh umat beragama tertentu apabila ada peristiwa kekerasan.

Next Page: 1 | 2 |


Maria F.

 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang