Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > Nation
 

Gencatan Senjata Saat Berlangsungnya Olimpiade Athena

Saturday, Aug. 14, 2004 Posted: 9:45:56PM PST




WASHINGTON, DC dilaporkan Amerika Serikat (AS) Jumat dinihari W.I.B. mengatakan bahwa operasi-operasi militernya di Irak tidak diliputi oleh apa yang disebut gencatan senjata Olimpiade yang telah ditandatanganinya tahun silam di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menjelang dibukanya Pesta Olahraga Olimpiade di Athena, Kementerian Luarnegeri AS mengatakan, tentara AS yang kini berperang di Irak tidak akan terikat oleh syarat-syarat gencatan senjata yang menyerukan kepada semua bangsa yang berada dalam konflik agar mentaati gencatan senjata tradisional selama Pesta Olahraga Olimpiade. “Saya menolak gagasan bahwa bagaimanapun juga kami melanggar prinsip-prinsip Olimpiade dengan apa yang sedang terjadi di Irak,” kata deputi jurubicara kementerian luar negeri AS Adam Ereli, yang menambahkan. “Menurut pendapat saya, tidak ada hubungan antara gencatan senjata tersebut dengan apa yang sedang terjadi di Irak.”

Pada tanggal 3 November 2003, AS termasuk di antara 190 dari 191 anggota Majelis Umum PBB yang mensponsori dan menyetujui resolusi yang diajukan Yunani. Resolusi itu berjudul: “Membangun suatu Dunia yang Damai dan Lebih Baik Melalui Olahraga dan Cita-Cita Olimpiade,” yang unsur kuncinya adalah gencatan senjata.

Resolusi tersebut “mendorong negara-negara anggota agar mentaati, dalam kerangka Piagam PBB, Gencatan Senjata Olimpiade, baik secara sendirian maupun kelompok, selama Pesta Olahraga Olimpiade ke XXVIII yang akan dilangsungkan di Athena, Yunani, dari tanggal 13-29 Agustus 2004.”

Sesaat setelah resolusi terakhir itu disetujui, Sekjen PBB Kofi Annan mengatakan, gencata senjata itu merupakan suatu “pesan yang sangat kuat” untuk semua yang berperang agar menghentikan pertempuran dan memikirkan perdamaian, bahkan jika permusuhan hanya terhenti selama 24 jam saja. “Saya berharap agar semua orang yang berada di daerah-daerah konflik, mulai dari Irak sampai Afganistan, sampai ke Liberia dan Kongo, semuanya akan mendengarkan pesan tersebut,” kata Sekjen PBB Kofi Annan kepada para wartawan .

AFP




 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Thursday, Nov. 10 2005 7:41:02PM PST
Indonesia Suram Tanpa Pluralisme
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pra Sidang Raya Dewan Gereja se-Dunia Akan Digelar di Sulut
Konsultasi Nasional Gereja-gereja di Indonesia Digelar
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang