Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > Court
 

Pemuka Agama Minta Perlindungan Hidup Rakyat Papua

Para pemuka agama Papua mengeluarkan seruan kepada pemerintah serius & sistematis mengambil langkah melindungi jati diri & hak hidup masyarakat

Monday, Aug. 8, 2005 Posted: 5:35:28PM PST

Para pemuka agama di Papua mengeluarkan seruan kepada pemerintah pusat untuk serius dan sistematis mengambil langkah untuk melindungi jati diri dan hak hidup masyarakat disana sesuai amanat UU no 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus propinsi Papua.

Seruan ini disampaikan bersama pemimpin agama se-Provinsi Papua yang dikeluarkan di Jayapura pada Sabtu 6 Agustus lalu. Seruan itu ditandatangani Uskup Jayapura Leo L Ladjar OFM, Ketua Sinode Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua Pendeta Herman Saud, Ketua Majelis Ulama Indonesia Wilayah Papua Zubeir D Hussein, Sekretaris Majelis Budhayana Indonesia Provinsi Papua Pandita Arya Bodhi Jasmani dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Papua I Nyoman Sudha.

Mereka menyerukan kepada partai politik untuk tidak mengambil keuntungan dari dinamika sosial dan politik yang ada di Papua. Demikian yang diberitakan Suara Pembaruan.

Para pemuka agama meminta keberadaan TNI sebagai alat keamanan masyarakat sipil bertindak profesional sesuai aturan perundangan yang berlaku, yaitu menjamin keamanan seluruh warga masyarakat tanpa membenda-bedakan agama, suku, warna kulit dan ideologi politik. Selain itu mereka menyerukan kepada pemerintah daerah agar demi kepentingan masyarakat dapat menenangkan situasi dan menjelaskan keadaan kepada masyarakat luas.

Sementara itu Dewan Adat Papua, Sabtu, berkumpul di Jayapura untuk mengevaluasi pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua dan menyampaikan hasil evaluasi atas Otsus Papua tersebut kepada masyarakat.

Evaluasi itu merupakan amanat UU No 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua, yang meminta Dewan Adat Papua mengevaluasi pelaksanaan Otsus Papua di tahun ketiga.




Eva N.

 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang