Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > NGO
 

FPUB Sebagai Paguyuban Terbuka Dari Para Pemuka dan Umat dari Berbagai Agama

FPUB merupakan hasil nyata dari kesiapan umat dari berbagai agama untuk saling memahami dan menghormati satu sama lain.

Friday, Mar. 25, 2005 Posted: 10:51:36AM PST

Pastor Yoseph Suyatno Hadiatmaja memuji Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) yang dibentuk di Yogyakarta karena membantu umat dari berbagai agama untuk saling menghormati satu sama lain.

"Berkat FPUB, sekarang banyak orang menyadari bahwa persaudaraan sejati tidak sekedar berarti asal tidak ada perseteruan, melainkan sikap menerima dan menghormati kelompok-kelompok agama lain dengan tulus, tanpa mempedulikan latar belakang dan mengejewantah dalam pergaulan hidup sehari-hari mereka," katanya.

Pastor Hadiatmaja yang merupakan salah satu pendiri FPUB mengatakan, FPUB merupakan hasil nyata dari kesiapan umat dari berbagai agama untuk saling memahami dan menghormati satu sama lain.

Ia mengutip sejumlah laporan tentang bagaimana umat dari berbagai agama saling mendukung satu sama lain. "Sekarang masyarakat secara sadar dan tulus mengakui keberadaan umat beragama lain, dan masih menikmati hubungan yang aktif, dinamis, dan hangat sebagai saudara. Namun mereka masih tetap setia pada ajaran agama mereka masing-masing," kata Pastor Hadiatmaja.

FPUB didirikan untuk meningkatkan kerukunan antaragama di wilayah Yogyakarta sementara beberapa wilayah di tanah air mengalami ketegangan komunal. FPUB menggambarkan dirinya sebagai sebuah paguyuban terbuka dari para pemuka dan umat dari berbagai agama.

Namun sejumlah kritik mengatakan bahwa FPUB merupakan organisasi sinkretis dan para pemuka agama yang terlibat di dalamnya telah meninggalkan agama mereka.

"FPUB bukan organisasi sinkretis. Para anggota FPUB tidak ingin membentuk sebuah agama baru, melainkan sebuah komunitas yang para anggotanya saling belajar memahami dan menghormati kelompok-kelompok atau lembaga-lembaga agama lain," kata Pastor Hadiatmaja.

"Tidak bisa disangkal lagi bahwa masyarakat kita ini bersifat plural. Masyarakat hendaknya menerima keberagaman ini sebagai rahmat Allah yang perlu disyukuri. Kita jangan malah mengingkarinya, karena barangkali tidak ada negara di dunia yang rakyatnya sedemikian beragam, baik etnis maupun agama atau kepercayaan, seperti Indonesia," katanya. Muhaimin adalah Kepala Pesantren Putri Nurul Umahat di Yogyakarta.

Menurut pendidik agama Islam itu, masyarakat Indonesia bisa mencapai persaudaraan sejati jika mereka membuang keinginan untuk menyisihkan komunitas agama lain. "Konflik-konflik yang terjadi selama ini merupakan akibat dari sikap saling menyisihkan dan menentang satu sama lain," katanya. Umat beragama juga mungkin menghadapi sikap menyisihkan dan menolak di dalam agama mereka sendiri, lanjutnya.

Ia mengakui bahwa beberapa orang mencap dia sebagai seorang Muslim yang murtad. "Beberapa umat Katolik dan Protestan juga menyebut pendiri FPUB lainnya -- Pastor Hadiatmaja dan Pendeta Bambang Subagyo -- sebagai orang yang tidak setia pada agamanya," lanjutnya.

Meski ada tuduhan semacam itu, katanya, FPUB sedang mengambil langkah-langkah untuk menjadi sebuah organisasi nasional yang diterima masyarakat Indonesia. FPUB juga sedang menjalin hubungan dengan berbagai asosiasi internasional, lanjutnya.

Next Page: 1 | 2 |


Eva N.

 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang