Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > NGO
 

Konferensi Nasional Minta Gereja Melayani Pasien HIV/AIDS

Monday, Nov. 8, 2004 Posted: 7:42:59PM PST

SURABAYA, Jawa Timur -- Konsultasi Nasional tentang HIV/AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba yang digelar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) memprioritaskan aksi untuk mengatasi realitas di atas penghakiman moral.

Konsultasi itu diselenggarakan 22-25 Oktober di Surabaya, ibukota Jawa Timur, dan disponsori Biro Pemuda PGI.

Dalam sambutannya, Dokter Theresia Nafsiah Mboy mengatakan kepada 80 kaum muda dan delegasi lain tentang peningkatan infeksi HIV (human immunodeficiency virus) dan kasus AIDS di Indonesia selama 17 tahun terakhir.

Dokter spesialis anak dan konsultan internasional untuk organisasi-organisasi peduli HIV/AIDS itu menyinggung data Departemen Kesehatan RI yang menyebutkan bahwa 4 kasus HIV dan 2 kasus AIDS terjadi tahun 1987. Hingga 30 Juni 2004, kasus-kasus yang dilaporkan meningkat menjadi 3.338 untuk HIV dan 2.363 untuk AIDS, dengan 718 orang meninggal dunia.

"Jumlah orang yang tertular akan meningkat tajam kalau tidak ada tindakan serius dari pemerintah, Gereja, dan masyarakat," kata dokter Katolik itu.

Nafsiah mengatakan kepada peserta, penggunaan kondom terbukti efektif untuk mencegah penyakit menular secara seksual namun tetap kontroversial. "Mendorong masyarakat untuk menggunakan kondom, menurut pendapat para tokoh agama berarti mendorong masyarakat untuk berzinah," jelasnya.

Ia menyampaikan pendapat Gereja bahwa masyarakat hendaknya melakukan hubungan seks hanya dengan suami atau istrinya. Namun kenyataannya berbeda, lanjutnya.

Menggunakan kondom untuk berhubungan seks dengan orang lain selain suami atau istri itu lebih baik daripada tidak menggunakan kondom dan membahayakan bukan hanya kehidupannya sendiri tapi juga kehidupan orang lain, katanya.

Keesokan harinya, dua pekerja seks menjelaskan kepada rombongan peserta konsultasi yang mengunjungi Bangunsari, sebuah kawasan lokalisasi di Surabaya, tentang hambatan yang mereka hadapi dalam meyakinkan para pelanggan untuk mempraktikkan hubungan seks "secara aman."

Keduanya mengatakan, mereka selalu meminta para pelanggan untuk menggunakan kondom, tapi banyak yang enggan dan tidak sadar akan bahaya kesehatan dari hubungan seks yang tidak terlindungi. Aminah (bukan nama sebenarnya), 40, mengatakan kepada rombongan tersebut bahwa para pelanggannya menolak menggunakan kondom dan mengancam akan mencari pekerja seks lain jika ia tetap bersikeras.

Di sisi lain, Sulastri (bukan nama sebenarnya), 35, mengatakan, ia merasa bisa menolak para pelanggan yang tidak mau memakai kondom. "Silakan ia (pelangan) tidak jadi 'ngamar' dengan saya atau cari orang lain, toh masih banyak yang mau dengan saya," katanya kepada rombongan orang-orang Gereja itu.

Aminah mengatakan, sebagai seorang anggota LSM Peduli HIV/AIDS (organisasi yang berusaha menghentikan HIV/AIDS di seluruh tanah air), ia terus mengingatkan rekan-rekannya tentang resiko dari seks tidak aman. Ia mendorong mereka untuk membujuk para pelanggannya menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.

Di akhir konsultasi, peserta menyampaikan seruan yang mengimbau semua Gereja dan organisasi awam agar tidak menghakimi atau tidak mendiskriminasikan para korban HIV/AIDS. Mereka mendorong Gereja-Gereja agar memberi pelayanan langsung kepada orang-orang yang terinfeksi dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Next Page: 1 | 2 |



 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang