Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > NGO
 

Kasus Sang Timur, Diharap Bisa Tuntas

Thursday, Oct. 21, 2004 Posted: 7:03:30PM PST

JAKARTA -- Depdiknas mengimbau kasus penyegelan Sekolah Sang Timur bisa diselesaikan secara musyawarah mufakat antara masyarakat setempat dan pengelola yayasan sekolah itu.

''Solusi terbaik adalah musyawarah mufakat, saling berkomunikasi, sehingga diperoleh solusi terbaik,'' kata Sekretaris Dirjen Dikdasmen, Depdiknas, Sungkowo.

Pernyataan tersebut terkait dengan adanya usaha penutupan Yayasan Sang Timur, sekolah berbasis agama Katolik oleh warga Ciledug.

Sebelumnya, pemda, terutama Dinas Pendidikan diminta serius menangani terganggunya proses belajar mengajar di Sekolah Sang Timur, di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. Soalnya, yang lebih banyak dirugikan peserta didik di sekolah itu, Media Senin (18/10).

Orang tua murid di sekolah tersebut berharap masalah itu bisa terselesaikan dengan segera dan tidak berlarut-larut. Semua itu untuk kepentingan siswa.

Terkait dengan proses belajar mengajar di sekolah tersebut, pejabat ini meminta kepada semua pihak agar proses belajar mengajar siswa bisa tetap berjalan dan dijaga sebaik-baiknya soal kelangsungannya.

''Bagaimanapun caranya, proses pembelajaran harus tetap berfungsi," kata dia Selasa (19/10) ketika dikonfirmasi mengenai solusi terbaik kasus Sang Timur ini.

Sungkowo menjelaskan Departemen, khususnya Ditjen Dikdasmen telah mengirim petugasnya untuk meneliti persoalan yang sedang terjadi sekaligus juga mengupayakan agar proses belajar mengajar tetap berjalan seperti semula.

Menurut Sungkowo, peristiwa perusakan dan pemblokiran jalan yang terjadi di kompleks pendidikan milik Yayasan Sang Timur itu tidak hanya menyangkut aspek lembaga pendidikan.

Akan tetapi, tersangkut juga dengan aspek lain, yakni persoalan pemakaian tempat lembaga pendidikan sebagai tempat ibadah, dalam hal ini menjadi gereja.

"Untuk hal ini kita harus berkoordinasi dengan kanwil Departemen Agama setempat," kata dia sembari menyebutkan bahwa soal yang terkait dengan keberadaan lembaga pendidikan sebenarnya tidak ada masalah.

Ia meyakini persoalan yang timbul adalah akibat kurangnya komunikasi antara pihak-pihak yang bersengketa.

Karena itu, pihaknya sedang berusaha melakukan koordinasi dengan Kadis Pendidikan Provinsi Banten, Kadis pendidikan Kabupaten Tangerang, serta lembaga terkait lainnya, yakni dengan Kanwil Depag dan Petugas keamanan setempat.

"Tapi, kami ingin agar aspek keamanan untuk sementara diutamakan. Harus dijaga keamanan, agar siswa tetap belajar serta untuk penyelesaian masalah," kata dia.

Mengenai aturan tentang perubahan fungsi antara sekolah menjadi tempat ibadah atau gereja, Sungkowo mengaku belum tahu. Namun, pemahaman masyarakat tentang istilah berubah fungsi itu bisa diartikan berbeda.

Oleh karena itu, dia berharap dan menyarankan adanya komunikasi antara masyarakat sekitar dan pengelola yayasan pendidikan Sang Timur tersebut.

Bila dikaitkan dengan UU Sisdiknas, menurut Sungkowo, kegiatan keagamaan yang dikaitkan dengan pendidikan sebenarnya tidak ada masalah sama sekali.

Namun demikian, perlu ada pendekatan yang baik dengan masyarakat sekitarnya dan sesuai aturan yang berlaku soal ketentuan mendirikan tempat ibadah, khususnya gereja.

Next Page: 1 | 2 |



 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang