Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Arsip
Penganiayaan
Strategi Misi
Umum
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Missions  > Persecution
 

Sekolah Kristiani Dihalangi Berdiri

Sunday, Jun. 20, 2004 Posted: 10:55:10AM PST

Rencana pembangunan sekolah berbasis Kristiani, Yadika di daerah Karawang, diprotes sejumlah warga, beberapa waktu lalu. Protes itu kemudian diwujudkan dalam bentuk aksi unjukrasa. Sayangnya, aksi demo itu mulai berubah menjadi anarkis, karena para pengunjukrasa mulai mero-bohkan pagar gedung sekolah, bahkan mencoba untuk membakarnya.

Tapi saat pengrusakan sedang berlangsung, tiba-tiba sekelompok pria tidak dikenal muncul dan mencederai empat orang demonstran dengan menggunakan batang kayu. Satu korban yang berhasil dibawa ke rumah sakit karena terkena di bagian kepalanya, akhirnya meninggal dunia. Para demonstran sendiri menuntut agar pembangunan sekolah yang dibiayai sebuah Yayasan Kristiani ini, untuk sementara dihentikan.

Terkait dengan kasus itu, hari Minggu (13/06) kemarin, pihak keamanan menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut, guna diinterogasi lebih lanjut.

Menurut sumber dari petugas polisi yang saat itu bertugas, kelima tersangka tersebut kini sedang ditanyai di kantor polisi pusat daerah Karawang, mengenai keterlibatannya atas serangan yang terjadi hari Jumat (11/06) lalu.

Namun, dirinya meminta namanya untuk tidak dikorankan, serta menolak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas tersangka.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini, penyerangan dan bentuk resistensi terhadap hal-hal yang berbau Kristiani, kian marak terjadi. Bahkan belum lama ini, sebuah Gereja Katolik di daerah Sleman, Propinsi Yogyakarta, dilempari bom molotov, hari Rabu (09/06) lalu. Untungnya, tidak ada korban jiwa ataupun kerusakan berarti.

Kejadian serupa di tanggal 6 Juni lalu, ketika empat gereja di Jakarta juga menjadi korban serangan dari sekelompok orang tak dikenal. Dalam kasus terakhir, mencederai seorang pendeta.(afp/tjp*)

Sumber:terangdunia.com



Yunita Lee

 
Dari Missions  
Jemaat HKBP Getsemane Jati Mulya Mengalah
Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP)Getsemane di Jati Mulya, Bekasi, membuat kesepakatan untuk tak menjadikan rumah tempat tinggal sebagai tempat ibadah. Untuk sementara, jemaah HKBP Getsemane ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang