Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Arsip
Organisasi
Figur
Pastoral
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Ministries  > Organization
 

Orang Indonesia Berpartisipasi dalam Gerakan Oikumene People's Forum on Peace for Life

Pembela-pembela Kedamaian Dunia Berkumpul di Filipina

Tuesday, Nov. 30, 2004 Posted: 3:15:21PM PST


Sekitar 70 pembela-pembela kedamaian dari gerakan oikumene, komunitas Muslim dan gerekan-gerekan rohani dan sosial lainnya berkumpul dari seluruh dunia di Davao City, Filipina pada tanggal 28 November untuk mempromosikan kedamaian dan untuk memberikan tantangan kepada apa yang mereka sebut กฐ ambisi kekaisaran AS. กฐ

Pertemuan selama seminggu ini akan secara formal meluncurkan inisiatif kedamaian berdasarkan iman yang dimulai pada dua tahun yang lalu ketika sekitar lebih dari 100 orang dari seluruh dunia bertemu di Manila untuk membentuk aliansi oikumene baru yang akan mengumpulkan ketahanan terhadap perang dan globalisasi ekonomi yang berdasarkan iman.

Tema dari event ini adalah " Sowing Seeds of Peace in the Era of Empire: Christians in Solidarity with Muslims. " Acara ini diorganisir oleh Konsili Gereja Sedunia (World Council of Churches-WCC), Konferensi Kristiani Asia (Christian Conference of Asia-CCA) dan Konsili Gereja-gereja di Filipina (National Council of Churches in the Philippines).

Partisipan yang menghadiri forum Davao berasal dari 16 negara: Argentina, Australia, Kanada, Siprus, India, Indonesia, Jepang, Kenya, Korea, Libanon, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Afrika Selatan, Sri Lanka, dan Amerika Serikat.

Dari tanggal 28 November sampai 4 Desember, partsipan akan membentuk gerakan yang akan menantang ambisi Amerika Serikat dan กฐ mempromosikan kedamaian dimana tidak ada bentuk control hegemonis. "

Juga akan hadir delegasi-delegasi penting dari gereja-gereja Filipina dan gerakan kedamaian local. Sekitar 200 sampai 300 orang Kristiani dan Muslim dari kota Davao dan kota lainnya diharapkan akan berpartisipasi di dua hari pertama dari event tersebut.

Initiatives for Peace in Mindanao (InPeace Mindanao) dan Mindanao Interfaith Peoples Conference (MIPC) akan memimpin organisasi-organisasi lain yang berbasis di kota Davao menjadi tuan rumah event tersebut.



Yunita Tjokrodinata

 
Dari Ministries  
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut
Tim Pembela Kebebasan Beragama mendesak pemerintah segera mencabut Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama Nomor I Tahun 1969 beserta revisinya. Mereka menilai SKB bertentangan ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 12:31:49PM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang