Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > Denomination
 

Ringkasan ajaran social Gereja akan diterbitkan tgl. 25 Oktober

Wednesday, Oct. 13, 2004 Posted: 2:23:35PM PST

Vatikan,– Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian akan menerbitkan suatu buku baru, berjudul “Ringkasan Ajaran Sosial Gereja,”( "Compendium of the Social Doctrine of the Church,") pada tanggal 25 Oktober. Demikian diumumkan Kardinal Renato Martino.

Berbicara di Bologna pada tanggal 8 Oktober kepada para peserta dalam perayaan tahunan “Pekan-Pekan Sosial” di Italia, ketua Dewan Kepausan Untuk Keadilan dan Perdamaian itu mengumumkan tanggal diterbitkannya karya baru itu. Buku itu telah disiapkan selama lima tahun. Kardinal itu mengatakan, buku yang tebalnya 500 halaman itu akan meneliti “asas-asas, isi, dan perspektif-perspektif pastoral” dari ajaran social Katolik. Kardinal Martino memperkirakan, buku yang berupa ringkasan itu akan menjadi suatu “sarana yang sangat dibutuhkan untuk mengkhabarkan dan merealisasikan Injil di bidang hubungan-hubungan sosial yang kompleks.“

Dalam nasehat apostolik yang meringkaskan Sinoda Amerika tahun 1997, Paus Yohanes Paulus II (bio - news) menyerukan kepada Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian agar mempersiapkan sebuah buku yang berupa ringkasan mengenai ajaran sosial Gereja. Buku tersebut akan meringkaskan surat-surat “ensiklik social” yang mulai dengan Rerum Novarum (Tentang Hal-Hal yang Baru) tahun 1891, dan pernyataan kuasa mengajar Gereja (magisterium) mengenai issu-issu sosial.

Sumber-sumber Vatikan mengungkapkan bahwa tujuan projek tersebut mengalami sedikit pergeseran, dan bahwa buku ringkasan yang semula dimaksudkan untuk para pembaca umum yang luas jangkauannya, kini direkayasa terutama untuk “orang-orang yang sudah tidak asing lagi dengan topik tersebut.” Penerbitan buku ringkasan tersebut diperlamban oleh serangkaian diskussi-dikussi dan debat-debat mengenai ringkasan ajaran-ajaran Gereja. Dan sebuah sumber yang mengetahui baik di Vatikan menyatakan dirinya meragu-ragukan buku ringkasan itu bisa diselesaikan pada tanggal 25 Oktober, karena pembetulan-pembetulan dalam jumlah besar masih harus dimasukkan dalam naskah.

CWNews




 
Dari Church  
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah
Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta pemerintah untuk cepat mengantisipasi tidak kondusifnya hubungan antarumat beragama dan menjamin pelaksanaan hak-hak ibadah dengan bebas di Tanah Air. Ini adalah ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 12:31:49PM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang