Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > General
 

Mgr Nicolaus Adi Seputra, Uskup Agung Merauke

Tuesday, Jul. 27, 2004 Posted: 2:46:38PM PST

Merauke -- Mgr Nicolaus Adi Seputra Msc ditunjuk Paus Yohanes Paulus II menjadi Uskup Keuskupan Agung Merauke, menggantikan Uskup Jacobus Duivenvoorde Msc yang sudah memasuki usia tua. Seputra secara resmi dilantik dan ditahbiskan oleh Mgr Jacobus Duivenvoorde di Merauke, Minggu (25/7), atas nama Paus Yohanes Paulus II, disaksikan 21 uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia.

Tugas utama Seputra melayani masyarakat Merauke di bidang kerohanian, di samping membangun kesejahteraan masyarakat. Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Don Albert Malcolm Ranjit Patabendige di Merauke mengatakan, Paus Yohanes Paulus II mengucapkan selamat dan sukses kepada uskup baru, Mgr Nicolaus Adi Seputra, dan kepada seluruh masyarakat Merauke.

Kehadiran uskup baru, melanjutkan tugas pelayanan rohani kepada masyarakat dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan pembangunan kesejahteraan masyarakat.

"Mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh rohaniwan dan rohaniwati, para imam, umat, masyarakat umum, tokoh agama, dan pemerintah setempat terhadap uskup baru. Dalam situasi sekarang, masyarakat sangat mengharapkan suasana kehidupan sosial yang adil, jujur, dan bertanggung jawab. Perjuangan terhadap nilai-nilai rohani untuk memerangi kezaliman dan kejahatan menjadi panggilan utama seorang uskup," kata Ranjit.

Sebelumnya Seputra sempat didemo masyarakat lokal. Mereka menolak kehadiran Uskup Seputra dan menuntut agar putra asli Merauke menjadi Uskup Agung Merauke. Namun, selama proses pelantikan dan tahbisan, situasi aman terkendali. Tidak ada aksi demo penolakan dari masyarakat. Hadir dalam upacara itu 21 uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia, antara lain, Uskup Agung Jakarta Julius Kardinal Darmaatmadja, Uskup Banjarmasin FX Prajasuta, Uskup Pangkal Pinang Hilarius Moa Nurak, Uskup Bogor Mikhael Angkur, dan Uskup Denpasar Benya Bria.

Sementara itu, Uskup pentahbis, Mgr Jacobus Duivenvooder, mengatakan, pengangkatan seorang menjadi uskup adalah kewenangan dari Vatikan bukan dari masyarakat atau pemerintah setempat. Vatikan mengangkat seseorang berdasarkan pertimbangan-pertimbangan khusus. Orang yang ditunjuk menjadi uskup telah dipelajari latar belakang, kemampuan intelektual dan spiritual, pengetahuan dan kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat, terutama rekan-rekan pastor dan biarawan setempat. Seputra sebelumnya adalah Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Merauke.

Putra Purwokerto (Jateng) ini telah puluhan tahun bekerja di sejumlah daerah pedalaman Merauke sebagai pastor. (KOR)

Kompas




 
Dari Church  
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah
Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta pemerintah untuk cepat mengantisipasi tidak kondusifnya hubungan antarumat beragama dan menjamin pelaksanaan hak-hak ibadah dengan bebas di Tanah Air. Ini adalah ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 12:31:49PM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang