Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > General
 

Uskup Agung Williams Akan Memperkuat Hubungan Kristen Dengan Islam

Monday, Jul. 26, 2004 Posted: 1:46:11PM PST


Pemimpin Gereja Anglikan se-dunia, Uskup Agung Canterbury, akan menandai tiga tahun serangan 11 September di AS dengan memuji Islam di Mesir, demikian suratkabar Sunday Times.

Uskup Agung Rowan Williams dikatakan telah menerima undangan untuk berbicara di Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir, lembaga yang dipandang sebagai pusat pembelajaran Islam terkemuka di dunia, kata surat kabar tersebut, Minggu (25/7).

Dalam kunjungan di Mesir September mendatang tersebut, Uskup Agung Williams, akan membela Islam sebagai agama yang punya pijakan sama dengan Kristen dalam hal warisan bersama mereka sebagai "anak-anak Ibrahim (Abraham)."

Sehubungan dengan kesediaan Uskup Agung William tersebut, seorang tokoh Islam di London, Zaki Badawi, menyatakan sambutan baiknya. "Ini momen yang sangat penting dalam sejarah kedua keimanan karena khususnya datang dari seseorang dengan kedudukan dan pengetahuan setinggi dia," kata Badawi, pendiri Muslim College di London.

Badawi menambahkan langkah yang ditempuh Uskup Agung Williams itu akan memperkuat hubungan Kristen dengan Islam karena pemimpin umat Anglikan itu akan menitikberatkan pada aspek-aspek yang menyatukan kedua agama.

"Kaum Muslim di seluruh penjuru dunia merasa terkepung dan kata menyejukkan dari Uskup Agung Williams akan menjamin masyarakat kami bahwa mereka tidak sendirian," kata Badawi.

Setelah serangan 11 September 2001 di New York dan Washington DC kaum Muslim secara tidak langsung menjadi sasaran kecurigaan, khususnya di negara-negara Barat. AS membatasi masuknya setiap orang bernama Muslim, atau menghalangi kebebasan gerak mereka yang sudah berada di AS.

Di Eropa, sejumlah negara telah memberlakukan ketentuan berdasarkan ketentuan hukum masing-masing untuk melakukan diskriminasi terhadap kaum Muslim, seperti larangan penggunaan jilbab bagi pelajar perempuan di lembaga-lembaga pendidikan Perancis.

Terangdunia.com




 
Dari Church  
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah
Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta pemerintah untuk cepat mengantisipasi tidak kondusifnya hubungan antarumat beragama dan menjamin pelaksanaan hak-hak ibadah dengan bebas di Tanah Air. Ini adalah ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 12:31:49PM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang