Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > General
 

Supit: Beban akan Menyenangkan Bila Warga GMIM Menyadari Ini Rumah Mereka

Pelantikan personalia BPS, BPPS dan MPS GMIM dilaksanakan

Tuesday, Apr. 12, 2005 Posted: 10:17:35AM PST


Tugas menjadi pelayan Tuhan di lingkungan GMIM, khususnya sebagai Ketua BPS GMIM merupakan sebuah pekerjaan yang berat. Tetapi jika dijalankan dalam kebersamaan dan penuh tanggung jawab maka akan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Ini semua dapat terlaksana bila seluruh warga GMIM menyadari bahwa GMIM adalah rumah mereka.

Hal itu disampaikan oleh Ketua BPS GMIM Pdt DR Albert Abednego Supit STh STM, yang baru terpilih, dalam acara pelantikan personalia BPS, BPPS dan MPS di Gereja GMIM Sentrum Bitung, Wilayah Bitung I, Minggu, 10 April, seperti laporan Komentar.

“Tetapi beban itu akan menyenangkan apabila semua warga GMIM apapun statusnya dalam gereja mau bekerja sama satu terhadap yang lain dan bertanggungjawab terhadap tugas pelayanan ini. Haruslah diingat bahwa ini (GMIM) adalah rumah kita semua. Namun rumah itu bukan hanya sebagai tempat tinggal tetapi tempat mengalirnya kasih karunia dan berkat Allah yang melimpah bagi umatNya,” jelasnya.

Menurutnya, ketika menerima tanggung jawab ini, dalam sanubarinya berbenturan lima lempengan hati, yakni realitas kedudukan Injil dan kebenaranNya, keajaiban Allah dalam hidup manusia, manusia dan identitasnya sebagai gembala yang dipanggil menggembalakan domba-dombanya, realitas tawaran yang mengandung racun dan tuntutan menjadi martir.

“Untuk menghadapi semuanya ini, kata-kata dan teladan Ibu Theresa menjadi kekuatan. Bahwa panggilan Allah bukan pertama-tama agar supaya kita mencapai sukses, melainkan panggilan Allah supaya kita setia. Karena kesuksesan ada pada ketaatan kepada Allah.”

Ia juga mengungkapkan, adanya kekurangan personalia hanya 18 orang yang dilantik, bukan alasan untuk tidak melakukan yang terbaik bagi GMIM.

“Bila semua personalia yang dilantik dengan penuh ketulusan hati memberikan diri untuk melayani maka kekurangan tersebut akan berbuah menjadi kelebihan,” ungkapnya.




Sandra Pasaribu

 
Dari Church  
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah
Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta pemerintah untuk cepat mengantisipasi tidak kondusifnya hubungan antarumat beragama dan menjamin pelaksanaan hak-hak ibadah dengan bebas di Tanah Air. Ini adalah ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang