Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > General
 

Bom Meledak di Depan Gereja di Palu

Gereja Immanuel dan Gereja Anugerah Rusak Parah

Tuesday, Dec. 14, 2004 Posted: 6:16:59PM PST


Sejumlah anggota Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) tengah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) akibat ledakan bom di Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Immanuel di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (12/12). Pada kesempatan sama, berondongan tembakan menimpa Gereja Anugerah Masomba. Saat kejadian, kebaktian sedang berlangsung di dua gereja itu. Sejumlah jemaat mengalami luka-luka. (Foto: AP/STR)

Pada tanggal 12 Desember malam, bom meledak di satu gereja di Palu saat sedang berlangsung ibadah malam. Bom yang meledak di depan pintu Gereja Immanuel itu dilempar dari luar pagar. Diperkirakan pelakunya lebih dari seorang dengan menggunakan sepeda motor, setelah sebelumnya pelaku melumpuhkan satpam gereja dengan menembak kaki.

Sementara itu, hanya berselang beberapa menit dari pemboman tersebut, sebuah gereja Anugerah Masomba di Jalan Tanjung Manimbaya ditembak oleh orang tidak dikenal.

Akibat dua kejadian itu, tiga orang mengalami luka-luka, eorang satpam gereja Immanuel terkena serpihan bom, sampai semalam masih dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Bala Keselamatan. Dua korban penembakan di Gereja Anugerah dirawat di RS Undata.

Saat kebaktian di Gereja Immanuel yang dipimpin oleh Pendeta Erna Lagerence tengah berlangsung, sekitar pukul 19.05 tiba-tiba terdengar ledakan yang keras bahkan terdengar sampai radius satu kilometer. Akibatnya, pintu utama gereja rusak parah, plafon berjatuhan, dan kaca-kaca pecah. Dan jemaat yang sedang beribadat menjadi panik begitu mendengar ledakan dan langsung lari berhamburan keluar gereja. Gereja Immanuel saat itu diperkirakan ada 500 anggota jemaat, sedangkan di Gereja Anugerah juga dipadati jemaat.

Sementara itu, Gereja Anugerah dikejutkan oleh bunyi rentetan tembakan. Dua orang yang berada di bangku barisan belakang gereja terkena tembakan.

Melihat adanya aksi pe nembakan itu, polisi langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian. Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen Aryanto Sutadi langsung meninjau kedua lokasi kejadian dan segera melakukan razia jalan-jalan yang menuju kedua gereja tersebut.

Ketua Kelompok Kerja Deklarasi Malino, Prof. Sulaiman Mamar menegaskan, kasus pemboman dan penembakan di palu bukan dilandasi oleh pertikaian antar agama melainkan aksi pihak ketiga yang hendak mengkambinghitamkan pihak-pihak atau kelompok masyarakat. Menurutnya, peristiwa ini harus disikapi dengan arif dan masyarakat tidak boleh terprovokasi dan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya.



Eva N.

 
Dari Church  
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah
Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta pemerintah untuk cepat mengantisipasi tidak kondusifnya hubungan antarumat beragama dan menjamin pelaksanaan hak-hak ibadah dengan bebas di Tanah Air. Ini adalah ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 12:31:49PM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang