Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Americas  > United States
 

Badai Katrina Melanda AS

Katrina adalah badai Atlantik ke-11 tahun ini dan termasuk di antara topan Atlantik paling kuat

Wednesday, Aug. 31, 2005 Posted: 5:48:05PM PST


Banjir besar akibat Topan Katrina meliputi sebagian dari New Orleans, Louisiana, Selasa, 30 Agustus 2005, satu hari setelah Katrina menyapu kota tersebut. (AP Photo/ David J. Phillip)

Angin ribut disertai hujan deras dan banjir bandang, perlahan-lahan mulai berlalu dan mengarah ke barat laut dengan kekuatan menurun. Meski begitu, jejak-jejak dari badai Katrina, terutama di Kota New Orleans, Amerika Serikat masih jelas terlihat. Kota ini sudah porak-poranda. Terlebih lagi karena letak geografisnya yang lebih rendah daripada permukaan laut.

Topan Katrina menerpa bagian pesisir teluk AS itu hari Senin pagi dan meninggalkan jejak kerusakan yang membentang di timur mulai dari New Orleans, Louisiana hingga Mobile, Alabama. Pihak berwenang juga memerintahkan pengungsian penduduk di Mississippi, yang diperkirakan akan dihantam badai yang menghimpun kekuatan dari Teluk Meksiko ketika akan mendekati daratan.

Topan menghantam Miami dan daerah-daerah lain selatan Florida setelah menyerang daerah pantai yang menumbangkan pohon, membanjiri daerah sekitarnya dan merobohkan tiang listrik.

Di New Orleans, sekitar 80 persen kawasan kota ini tergenang air bah yang tingginya mencapai enam meter di atas permukaan tanah. Diperkirakan ribuan warga masih terperangkap di atap-atap bangunan di tengah genangan air bah. Banjir bandang dari luapan Danau Pontchartrain di sebelah utara kota juga terus mengalir memasuki New Orleans. Ketinggian air pun meningkat karena dua bendungan besar di kota itu telah jebol.

Dalam air bah yang menggenang dilaporkan terdapat berbagai sampah bercampur dahan pohon dan tubuh manusia yang sudah menjadi mayat. Dilaporkan pula, jumlah korban yang tewas akibat bencana alam ini telah melampaui 100 orang.

Kini, ancaman wabah penyakit serta penjarahan mulai merebak di berbagai wilayah di kota itu. Selain itu, bencana ini juga menghantam negara bagian lain di AS, bahkan hingga ke Meksiko.

Katrina adalah badai Atlantik ke-11 tahun ini dan termasuk di antara topan Atlantik paling kuat. Rekor terjadi pada tahun 1851 yang hanya berkategeri tiga dari loma kategori topan yang melanda AS dalam 150 tahun.

Badai Andrew menewaskan lebih dari dua lusinan orang ketika menghantam Florida selatan tahun 1992, smeentara Camille menimbulkan korban 250 orang tewas di Mississippi tahun 1969 dan "Labor Day" menewaskan sekitar 600 orang di Florida Keys tahun 1933.






Sandra Pasaribu

 
Dari Americas  
Badai Katrina Melanda AS
Angin ribut disertai hujan deras dan banjir bandang, perlahan-lahan mulai berlalu dan mengarah ke barat laut dengan kekuatan menurun. Meski begitu, jejak-jejak dari badai Katrina, terutama di Kota New ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang