Interaktif

Pameran Foto Sep 11 Digelar di New York


Reporter Kristiani Pos

Posted: Aug. 25, 2006 23:28:56 WIB

Pengunjung melihat foto-foto dari serangan 11 September 2001 di sebuah pagar yang mengelilingi situs World Trade Center di New York, 24 Agustus 2006. (Foto: The Christian Post / Lillian Kwon)

Para pekerja konstruksi di World Trade Center menggantung salah satu daftar 'The Heroes of September 11, 2001' bersama dengan foto-foto yang mengingatkan akan serangan tersebut. (Foto: The Christian Post / Lillian Kwon)

Seorang pengunjung melihat pameran foto 11 September 2001 yang menunjukkan tempat peringatan yang akan dibangun untuk generasi berikutnya agar mereka tahu dimana Menara Kembar pernah berdiri. (Foto: The Christian Post / Lillian Kwon)

NEW YORK (AP) - Foto-foto setelah peristiwa serangan 11 September dan dan sisa-sisanya yang selama disimpan di hanggar sebuah bandara dibuka Rabu lalu di pagar yang mengelilingi situs World Trade Center, yang juga menampilkan isi dari pameran pertama yang dikenalkan para perencana museum 11 Sept.

Pameran di luar ruangan itu menampilkan foto-foto profesional dan amatir sekaligus membolehkan pengunjung mengingat kembali serangan itu melalui saksi mata yang menyaksikan menara kembar runtuh lima tahun lalu, kata direktur museum Alice Greenwald.

"Saya sangat berharap (foto-foto) itu dapat membawa ke momen saat kita bersatu sebagai sebuah komunitas," kata Greenwald. "Itulah yang dinanti-nantikan orang, perasaan saling memperhatikan."

52 foto yang bertemakan "Here: Remembering 9/11" ini ditampilkan pada di pagar-pagar besi di sebelah timur situs WTC. Citra-citra yang mengejutkan mendaki panel-panel setinggi 4 sampai 5 kaki.

Disana juga dipamerkan dua lukisan foto setinggi 12 kaki yang menunjukkan sisa-sisa bangunan yang dapat diselamatkan, termasuk lajur besi terakhir yang akan dipindahkan dari 'ground zero' dan beberapa lajur gigi tiga yang membentuk dasar WTC.

Perencana bermaksud tidak memfokuskan pada gambaran yang paling gamblang dari serangan, seperti pesawat-pesawat yang ditabrakkan ke menara atau korban-korban yang lompat dari jendela-jendela yang terbakat.

Satu foto menunjukkan tiga pemadam api bergulat dengan selang air saat mereka berusaha memadamkan api yang keluar dari kegelapan. Gambar lain menunjukkan sebagian porsi dari reruntuhan menara yang berdiri selama berbulan-bulan lamanya, sebuah awan berbentuk jamur yang terbentuk akibat ledakan yang mengejar seorang pria yang berlarian-larian di jalan, dan seorang wanita yang muka, rambut dan pakaiannya ditutupi dengan debu putih, berjalan sambil kebingungan menjauhi lokasi yang terbakar.

Beberapa orang yang melihat pameran itu tergerak hatinya dan menangis.

"(Gambar-gambar)Itu menyobek-nyobek hati kamu," kata Dawn Ulland, dari Seattle, saat dia, suaminya dan kedua anak laki-laki mereka yang masih remaja melihat pameran itu dalam kunjungan mereka yang pertama kali ke New York.

Koleksi foto itu akan dipamerkan sampai bulan Oktober. Museum Peringatan World Trade Center diharapkan dapat dibuka tahun 2009 di 'ground zero'.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Copyright © 2006 The Associated Press. All rights reserved. The information contained in the AP News report may not be published, broadcast, rewritten or redistributed without the prior written authority of The Associated Press.

Next Story : Gereja Perlu Pro-Aktif Dalam Menentukan Arah Masa Depan Bangsa

Terpopuler

Headlines Hari ini