Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > Nation
 

Mendagri: SKB 2 Menteri tentang Izin Rumah Ibadah Perlu Disempurnakan

"Lepas dari semua itu kita memang harus sadar bahwa Indonesia merupakan bangsa yang pluralis"

Wednesday, Aug. 31, 2005 Posted: 3:22:58PM PST

Jika Menag tetap ngotot mempertahankannya, lain halnya dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Ma’ruf dalam menyikapi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Mendagri menyangkut perizinan membangun rumah ibadah. Menurut Mendagri, SKB itu perlu ditinjau.

"SKB dua menteri tersebut memang perlu disempurnakan, karena SKB dua menteri dibuat sudah terlalu lama, kalau tidak salah dibuat tahun 1969-an," katanya menanggapi kasus penutupan rumah yang digunakan sebagai tempat ibadah usai pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) putaran pertama tahun 2005 tingkat Propinsi Jawa Tengah, di Desa Depok, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Selasa (30/08), KCM memberitakan.

"Lepas dari semua itu kita memang harus sadar bahwa Indonesia merupakan bangsa yang pluralis. Mari sama-sama kita membangun toleransi dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tambahnya.

Menyinggung tindakan anarkis yang bakal muncul dari oknum masyarakat dalam menyikapi SKB itu, ia menyatakan, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga jika ada masyarakat yang melanggar hukum akan dikenai sanksi hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Kita akan tetap berpijak pada koridor hukum, namun yang paling penting bagaimana kita menyosialisasikan tata kehidupan bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat, supaya ke depan persatuan dan kesatuan lebih baik," katanya.

Menurutnya, kasus penutupan rumah yang digunakan sebagai tempat peribadatan harus betul-betul dicarikan solusi terbaik, mengembalikan pada aturan yang ada, mengembangkan toleransi kehidupan antar umat beragama, dan mencegah hal-hal yang bersifat anarkis.



Nofem Dini

 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang
www.rudiplomirovany.com www.rudiplomirovans.com http://rudiplomirovana.com/--- http://http://rudiplomisty.com/-- http://rudiplomis.com/-- www.rudiplomista.com diploman-doci.com rudiplomista24.com www.rudiplomis24.com www.rudiplomirovan.com http://http://ru-diplomirovanie.com/-- www.ru-diplomirovan.com 9