Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Arsip
NGO
Kasus Pengadilan
Etika & Hak
Agama
Bangsa
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Society  > Nation
 

Polda Metro Siap Amankan Gereja Berizin

Wednesday, Aug. 31, 2005 Posted: 3:21:44PM PST

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Firman Gani mengatakan, polisi siap mengamankan gereja-gereja yang telah memiliki izin pendirian rumah ibadah dari upaya penutupan secara sepihak oleh pihak lain, Antara memberitakan.

"Gereja-gereja yang ada izin akan kami amankan sedangkan gereja yang belum memiliki izin hendaknya tidak dilakukan lagi kegiatan peribadatan," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Firman Gani usai menjadi inspektur apel Operasi Simpatik II di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, masyarakat hendaknya tidak bertindak sepihak dengan menutup gereja karena bila terjadi anarkis, maka Polda Metro Jaya akan menindaknya.

Sementara itu, warga masyarakat di sekitar Gedung Serba Guna (GSG) Damai, Jalan Hos Cokroaminoto, Rt 6 Rw 11 Kelurahan Larangan Utara Kec Larangan, Kota Tangerang tetap menolak penggunaan gedung tersebut untuk kegiatan keagamaan oleh Gereja Kristen Indonesaia (GKI). Warga meminta penggunaan bangunan tersebut dikembalikan sesuai fungsinya.

Keberatan warga terungkap dalam pertemuan antara warga sekitar dan pihak pengguna GSG pada Senin (29/8) malam di Kantor Kecamatan Larangan. Acara pertemuan itu juga dihadiri Kapolsek Ciledug, Ketua MUI Kecamatan Larangan, Danramil serta Lurah setempat .

Dalam pertemuan yang berakhir sekitar pukul 10 malam tersebut, beberapa warga mengaku keberatan dengan kegiatan keagamaan yang dilakukan di gedung tersebut. Menurut Amsori (44 tahun), warga setempat, pembangunan GSG tersebut sebetulnya tidak ada izinnya. "IMB bangunan itu dari DKI."

Lurah Larangan Utara, Mashur Maulana membantah kalau dirinya telah mengeluarkan izin. "Saya tidak pernah membuat surat izin apapun tanpa adanya rekomendasi dari kecamatan," ujar Mashur.

Youke Singal, Kepala Binmas Kristen Kanwil Departemen Agama Provinsi Banten mengaku pihaknya kecewa atas penolakan warga. Namun pihaknya akan membahas dulu masalah tersebut dengan pengurus gereja yang lain.

Di lain pihak Ketua MUI Kecamatan Larangan, Yusuf Ghazali yang juga hadir dalam pertemuan itu menyatakan keputusan rakyat untuk menolak hal tersebut harus dihormati semua pihak.

Aksi itu berakhir dengan kesepakatan antara warga dengan pengelola gereja yakni gedung tidak boleh digunakan untuk kebaktian atau kegiatan berbau keagamaan.

Selain itu, gedung dikembalikan sebagai sarana olah raga dan sosial, serta kebaktian akan dialihkan ke Jl Merpati dekat Seskoal, Jakarta Selatan.




Nofem Dini

 
Dari Society  
Poso Mencekam Lagi, Dua Siswi Ditembak di Jalan
Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan pascapembunuhan terhadap tiga siswi SMA Kristen Poso, Sabtu (29/10) lalu, kekerasan bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hari Selasa ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang