Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Arsip
Organisasi
Figur
Pastoral
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Ministries  > Organization
 

World Vision Melanjutkan Penyediaan Bahan Makanan di Indonesia

World Visions memberikan bantuan bahan makanan kepada sekitar 45.000 orang di wilayah yang terkena tsunami di Indonesia setiap bulannya.

Wednesday, May. 25, 2005 Posted: 7:16:00AM PST


Salah satu organisasi pemulihan dan pengembangan Kristiani terbesar di dunia terus melanjutkan untuk menyediakan bantuan makanan di wilayah-wilayah yang terkena tsunami di Indonesia, memberikan bantuan makanan kepada sekitar 45.000 orang setiap bulannya.

Didukung oleh World Food Program (WFP), World Vision menyediakan beras, ikan, biskuit, mi, dan minyak kepada orang-orang di Banda Aceh, dan pulau Nias, sebagai tambahan dari bantuan yang tidak berupa makanan.

Sementara itu, World Vision juga meneruskan mengoperasikan klinik kesehatan, yang dikunjungi sekitar 30 pasien per hari, dan telah mendistribusikan 8 ambulans ke rumah sakit-rumah sakit di Banda Aceh. Disana, World Vision juga menyediakan insentif kepada 160 pekerja di rumah sakit Fakinah.

World Vision juga bekerjasama dengan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) di Banda Aceh, menyediakan bantuan melalui penyediaan alat-alat medis untuk klinik-klinik mereka. Juga, bantuan tambahan yang direncanakan adalah menyediakan peralatan medis ke Muhammadiyah.

Sebagai kelanjutan dari perjanjiannya dengan pemerintah Indonesia, World Vision juga telah memulai konstruksi dan rehabilitasi 13 sekolah di Aceh dan Nias, dari 34 sekolah yang World Vision janjikan.

Juga meneruskan program Cash for Work untuk membersihkan dan memindahkan reruntuhan di Lhoong yang juga diteruskan ke Lamno, dimana 856 orang dari tujuh desa telah dipekerjakan untuk membersihkan tanah, pengurasan dan pemagaran. Menurut World Vision, mereka dibayar oleh organisasi itu untuk membersihkan tanah pertanian yang dipenuhi reruntuhan dan dicemari air asin untuk menyiapkan penuaian hasil panen yang akan berlangsung dalam beberapa bulan. Proyek itu akan berusaha memulihkan 900 hektar tanah di Aceh dan akan memberikan keuntungan bagi 1.800 keluarga. World Vision akan menyediakan 20 ton benih padi dan 44 ton benih kacang untuk ditanami peserta Cash for Work.



Sandra Pasaribu

 
Dari Ministries  
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut
Tim Pembela Kebebasan Beragama mendesak pemerintah segera mencabut Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama Nomor I Tahun 1969 beserta revisinya. Mereka menilai SKB bertentangan ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 10:52:48AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang