Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Arsip
Musik
Video & Film
Buku
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Culture  > Films
 

Menanti Gelombang Film Rohani Versi Hollywood

Thursday, Nov. 10, 2005 Posted: 6:24:04PM PST


Film-film bernapaskan rohani tampaknya menemukan momentum baru. Film semacam itu ternyata mampu bersaing dengan film aksi, komedi, fantasi, atau pun film yang menguji kekuatan jantung penontonnya.

Bagi industri film Hollywood, fenomena ini jelas merupakan peluang untuk menangguk untung.

Sukses besar film The Passion dengan sutradara Mel Gibson tahun lalu mendorong para pembuat film di Hollywood meluncurkan film rohani baru awal bulan Desember nanti.

Film yang tampaknya dipersiapkan untuk menyambut hari Natal itu berjudul The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe. Tema film itu sudah populer khususnya di kalangan pembaca karya CS Lewis.

Film rohani itu memang berjudul sama dengan judul buku karya Lewis. Pelaku industri hiburan Walt Disney, tanpa ragu mendukung pembuatan film itu.

Scott Derrickson yang sukses dengan film The Exorcism of Emily Rose mengkritik media massa yang menganggap remeh film-film bernafaskan rohani.

Ia bertekad membuat film bertemakan hal-hal yang menyangkut eksistensi hidup manusia yakni tentang Tuhan, kerohanian, dan juga tentang iblis.

Majalah Newsweek edisi 7 November 2005 dalam laporannya menyebutkan, film Narnia menelan biaya sebesar US$ 150 juta.

Beberapa sumber lain bahkan memperkirakan film itu dibuat dengan biaya hampir US$ 200 juta. Namun produser film itu sama sekali tidak khawatir dengan besarnya biaya pembuatan film itu. Walt Disney Pictures dan Walden Media yang memproduksi film itu optimistis mampu meraup keuntungan besar dari film itu.

Selain film Narnia, Disney juga memasarkan film The Greatest Game Ever Played di kalangan gereja-gereja September lalu.

"Tema film tersebut menyangkut kehidupan keluarga, semangat mengejar cita-cita perjuangan yang sebenarnya merupakan nilai-nilai sekuler biasa namun dapat juga merupakan nilai-nilai Kristiani," kata Dennis Rice dari Walt Disney Studios.

Maraknya film-film rohani terbukti mampu mengubah pandangan kalangan gereja yang sebelumnya gencar mengkritik film-film kekerasan dan porno.

Sekarang mereka menyadari kritikan saja tidak akan mampu meredam film-film yang dianggap merusak moral generasi muda.

Langkah cerdas yang mereka lakukan sekarang ialah menuntun jemaatnya untuk menonton film-film yang mempromosikan nilai-nilai Kristiani

Sumber: Suara Pembaruan


Shinta Marthawati

 
Dari Culture  
Menanti Gelombang Film Rohani Versi Hollywood
Film-film bernapaskan rohani tampaknya menemukan momentum baru. Film semacam itu ternyata mampu bersaing dengan film aksi, komedi, fantasi, atau pun film yang menguji kekuatan jantung penontonnya.
... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang