Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > General
 

AA Yewangoe: Kebebasan Beribadah Agar Dijamin Pemerintah

PGI menegaskan, bila memang ada revisi SKB, tidak bertentangan dengan UUD 1945 pasal 29 ay 2

Thursday, Sep. 22, 2005 Posted: 12:52:46PM PST

Ketua umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Andreas Yewangoe mengharapkan dalam penyempurnaan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pembangunan rumah ibadat, kebebasan beribadah benar-benar dijamin negara. Hal itu disampaikan Andreas kepada wartawan usai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Rabu (21/9)

Dikatakan Yewangoe, PGI menegaskan, bila memang ada revisi SKB itu, hal itu tidak bertentangan dengan UUD 1945, khususnya Pasal 29 ayat 2. "Intinya aturan. Tapi, aturan itu harus tetap menjamin kebebasan dan negara harus melindungi dan mengayomi seluruh masyarakat tanpa memandang agama atau suku," kata Andreas.

Menurut dia, PGI dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) sejak penerbitan SKB pada 1969 sudah mengeluarkan memorandum yang menyatakan SKB bertentangan dengan UUD 1945. Khususnya, menyangkut kebebasan mendirikan rumah ibadat.

Ia mengatakan, Wapres dalam pertemuan itu berpendapat memang diperlukan revisi terhadap aturan tersebut. "Tadi diminta juga ada semacam kesabaran untuk menjelaskan ini kepada seluruh masyarakat kita. Supaya, jangan sampai setelah diterbitkan muncul lagi masalah-masalah baru."

Sementara itu, pengurus PGI lainnya yang turut hadir pada kesempatan tersebut, Bungaran Saragih mengingatkan untuk menghindari konflik antar umat beragama harus dibumikan budaya toleransi. "Budaya toleransi itulah yang bisa meredam terjadinya konflik dan membuat harmoni di antara umat beragama," kata Bungaran.




Sandra Pasaribu

 
Dari Church  
Pembinaan Penatua HKBP : Penatua Harus Implementasikan Visi & Misi Gereja
Penatua HKBP harus berperan aktif dalam membangun pelayanan di tengah-tengah masyarakat. Pelayanan yang bersifat inklusif, dialogis dan terbuka terbuka sangat diharapkan dapat hadir dari penatua-penatua ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang