Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > Ecumenical
 

Weinata Sairin: Umat Kristen Bukan Warga Negara Kelas Dua

"Mereka dilarang beribadah, meraka dipaksa untuk menghentikan kegiatan kegiatan ibadah dan menutup rumah ibadah yang selama ini digunakan"

Saturday, Sep. 17, 2005 Posted: 12:20:06PM PST

Wakil Sekretaris Umum PGI, Weinata Sairin menegaskan bahwa umat kristen Indonesia bukanlah warga negara kelas dua yang terus menerus diperlakukan secara diskriminatif dan jauh dari nilai-nilai beradab. Umat Kristen Indonesia bukanlah penumpang di negeri ini, meraka adalah juga pemilik sah negeri ini, bagian integral dari bangsa, yang telah ikut bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya dalam memperjuangkan kemerdekaan.

"Di banyak daerah di Indonesia, umat Kristen Indonesia kini merasa diperlakukan sebagai warga negara kelas dua oleh sebagian kelompok masyarakat dan oleh oknum-oknum pejabat pemerintah. Mereka dilarang beribadah, meraka dipaksa untuk menghentikan kegiatan kegiatan ibadah dan menutup rumah ibadah yang selama ini digunakan," ujar Weinata menanggapi penutupan sejumlah rumah ibadah di Jawa Barat, DKI dan Jawa Tengah, Suara Pembaruan memberitakan.

Menurut dia, terus terjadinya penutupan menunjukan pemerintah telah gagal untuk menjalankan konstitusi, yaitu memberi jaminan kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. Sikap pemerintah yang tidak tegas dan tidak mengayomi warga negaranya dapat berakibat buruk dimasa depan tatkala otoritas pemerintah tidak lagi mendapat tempat dalam kehidupan berbangsa dan potensi konflik serta chaos dapat terjadi.

Ia mendesak pemerintah agar memberikan izin bagi semua gedung gereja atau rumah yang difungsikan sebagai gereja yang selama ini telah memprotes izinya, agar pembinaan spiritual warga gereja tetap dapat berjalan dengan normal.

Pemerintah seharusnya dapat menyetop aksi-aksi penutupan yang dilakukan sekelompok orang terhadap gereja atau rumah yang difungsikan sebagai gereja dan memberikan kesempatan umat untuk beribadah dengan tenang.



Sandra Pasaribu

 
Dari Church  
Pembinaan Penatua HKBP : Penatua Harus Implementasikan Visi & Misi Gereja
Penatua HKBP harus berperan aktif dalam membangun pelayanan di tengah-tengah masyarakat. Pelayanan yang bersifat inklusif, dialogis dan terbuka terbuka sangat diharapkan dapat hadir dari penatua-penatua ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang