Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > General
 

Kardinal Julius Darmaatmaja Terima Penghargaan 'Bintang Mahaputera Utama'

Monday, Aug. 29, 2005 Posted: 3:14:48PM PST

Pada 15 Agustus, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan 32 penghargaan pada suatu upacara resmi di Istana Negara dimana Julius Kardinal Darmaatmadja SJ dari Jakarta menerima penghargaan dari pemerintah sebagai warga negara yang luar biasa yang memberikan kontribusi berarti untuk bangsa dan negara, UCA News memberitakan.

Penghargaan "Bintang Mahaputera Utama" itu diterima oleh Kardinal Darmaatmadja, tokoh Muslim Azyumardi Azra, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia I Nyoman Suwandha, dan Yang Mulia (alm.) Ashin Jinarakkhita Maha Sthavira.

Kardinal Darmaatmadja mengatakan kepada UCA News, penghargaan yang diterimanya bukan untuk dirinya. "Saya merasa bahwa penghargaan ini untuk Gereja Katolik Indonesia," kata kardinal. "Saya terima dengan baik, dan saya ucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah," lanjutnya.

Menurut kardinal, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), penghargaan itu diberikan "berkaitan dengan kedudukan saya sebagai seorang tokoh agama Katolik, seperti tertulis dalam surat penghargaan itu."

Kardinal Darmaatmadja mengatakan bahwa penghargaan pemerintah itu mungkin berkaitan dengan keterlibatannya dengan para tokoh agama lain dalam sebuah gerakan moral nasional. "Kadang kami saling menyampaikan pandangan-pandangan moral. Maka saya menerima penghargaan ini bersama mereka," kata uskup agung Jakarta itu.

"Saya kira, banyak orang Katolik juga banyak berjasa bagi nusa dan bangsa menurut kedudukannya masing-masing. Saya rasa, ini merupakan bagian dari mereka semua. Kebetulan saya menjadi pemimpin orang Katolik Indonesia, maka saya mendapat penghargaan itu," jelasnya.

Tokoh Muslim Johan Effendi dan Pendeta Weinata Sairin dari Gereja Protestan mengatakan, Kardinal Darmaatmadja patut mendapat penghargaan itu karena ia telah berjuang untuk kepentingan bangsa.

"Sebagai tokoh agama, kardinal mempromosikan hubungan antaragama dengan baik. Ia adalah seorang tokoh yang menjadi panutan bagi kita semua," kata Effendi, Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace kepada UCA News, 17 Agustus.

Pendeta Sairin mengatakan, ia merasa bangga atas penghargaan yang diterima kardinal. Menurut dia, kardinal bukan hanya seorang pemimpin umat Katolik tapi juga seorang tokoh bangsa yang telah berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara lewat gerakan moral.

"Penghargaan itu memberikan apresiasi kepada umat beragama yang majemuk. Penghargaan ini juga menjadi catatan sejarah Gereja Katolik di Indonesia," kata Weinata Sairin.


Eva N.

 
Dari Church  
Pembinaan Penatua HKBP : Penatua Harus Implementasikan Visi & Misi Gereja
Penatua HKBP harus berperan aktif dalam membangun pelayanan di tengah-tengah masyarakat. Pelayanan yang bersifat inklusif, dialogis dan terbuka terbuka sangat diharapkan dapat hadir dari penatua-penatua ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang