Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Arsip
Denominasi
Okumene
Umum
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Church  > Ecumenical
 

Delegasi Konsili Gereja-gereja Nasional AS akan Mengunjungi Asia dan Indonesia

Setelah menghadiri Sidang Umum Konferensi Kristiani Asia akan kunjungi Indonesia untuk mempertimbangkan situasi umat Kristiani dalam konteks mayoritas Muslim bersamaan dengan kebutuhan pasca tsunami

Thursday, Mar. 24, 2005 Posted: 3:10:16PM PST

Sebuah delegasi dari Konsili Nasional Gereja-gereja Amerika Serikat akan menghadiri Sidang Umum Konferensi Kristiani Asia (Christian Conference of Asia-CCA) yang ke-12 di Chiang Mai, Thailand, pada tanggal 28 Maret- 8 April. Setelah sidang selesai, delegasi itu kemudian akan mengunjungi daerah-daerah yang terkena dampak tsunami yaitu Sri Lanka dan Indonesia.

Pdt. Dr. Robert W. Edgar akan memimpin kelompok tersebut, dan mereka akan mendengarkan isu-isu yang penting bagi Kristiani di Asia. Mereka juga akan mengamati bagaimana kebijakan As saat ini mempengaruhi wilayah tersebut dan akan mempromosikan solidaritas dengan kolega-kolega di Asia untuk membangun kembali wilayah yang terkana tsunami.

”Building Communities of Peace for All” (Membangun Komunitas Damai untuk Semua) adalah tema dari Sidang Umum Konferensi Kristiani Asia yang akan berlangsung dari tanggal 1 Maret- 6 April. CCA adalah organisasi regional ekumenikal yang mewakili 15 konsili nasional dan lebih dari 100 gereja di Aotearoa- Selandia Baru, Australia, Bangladesh, Burma, Kambodia, Timor Timur, Hong Kong, India, Indonesia, Laos, Jepang, Korea, Malaysia, Pakistan, Filipina, Sri Lanka, Taiwan dan Thailand. Dan CCA bertemu dalam sidang setiap lima tahun sekali.

Pada tanggal 3 April, delegasi itu akan terbagi dalam dua kelompok dan akan ke Indonesia dan Sri Lanka pada tanggal 4-6 April untuk melakukan kunjungan.

Di Indonesia, kelompok itu akan menjadi tamu Gereja Metodhist Indonesia dan PGI. Mereka akan mempertimbangkan situasi umat Kristiani didalam konteks mayoritas Muslim bersamaan dengan kebutuhan pasca tsunami. Di Sri Lanka, mereka akan mempertimbangkan situasi umat Kristiani dalam konteks mayoritas Buddha, dan akan menjadi tamu dari Konsili Kristiani Nasional dari Sri Lanka.

“Komunitas ekumenikal AS terlibat secara mendalam dalam respons pasca tsunami," catat Dr. Antonios Kireopoulos, Sekjen Sejawat NCC untuk Masalah Internasional dan Kedamaian. Church World Service (CWS), agen kemanusiaan internasional yang menyediakan bantuan dalam kepentingan 36 anggota gereja NCC, secara partikular mempunyai kehadiran yang besar di Indonesia. Sekjen Sejawat NCC untuk Hubungan-hubungan Antar Iman, Pdt. Dr. Shanta Premawardhana, dan Direktur dari Faithful America, Vince Isner,mengunjungi Indonesia dan Sri Lanka pada tanggal 7-19 Januari untuk mengeksplorasi potensi hubungan gereja ke gereja.

“Kami mengharapkan kunjungan delegais ini akan meletakkan dasar pekerjaan yang solid untuk kerjasama jangka panjang NCC dengan sejawat ekumenikal Asia dalam isu-isu yang menjadi perhatian umum," kata Dr. Kireopoulos said.

Anggota-anggota delegasi NCC itu adalah:

Pdt. Elaine Barnes, seorang pejabat di United Methodist Philadelphia; Pdt. Jonathan Barton, Pejabat Umum, Konsili Gereja-gereja Negara bagian Virginia, Pdt. Liberato Bautista, perwakilan United Methodist Church untuk PBB, New York City; Pdt. Rothangeliani Chhangte, Direktur dari Ecumenical Formation, Gereja American Baptist USA, Valley Forge, Philadelphia; Paula Diane McGehee, seorang jaksa dari Houston dan juga seorang United Methodist; Pdt. Larry Pickens, Kepala Eksekutif dari Commission on Christian Unity and Interreligious Concerns, United Methodist Church, New York City; Pdt. Raafat Zaki, Koordinator Asia, Presbyterian Church USA, Louisville, Ky.; Dr. Edgar; Dr. Kireopoulos, dan Dr. Premawardhana.

Next Page: 1 | 2 |


Sandra Pasaribu

 
Dari Church  
Pembinaan Penatua HKBP : Penatua Harus Implementasikan Visi & Misi Gereja
Penatua HKBP harus berperan aktif dalam membangun pelayanan di tengah-tengah masyarakat. Pelayanan yang bersifat inklusif, dialogis dan terbuka terbuka sangat diharapkan dapat hadir dari penatua-penatua ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang