Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Arsip
Devosi
Puisi
Citra
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Life  > Daily QT
 

Sukacita Karena Satu Orang

Bacaan : Lukas 15:1-10

Friday, Nov. 4, 2005 Posted: 8:28:30AM PST

Banyak orang kristiani dengan mudahnya mengikuti suatu pandangan keliru yang menyatakan bahwa kesaksian mereka kepada satu orang tidak akan mempunyai arti apa-apa. Akan tetapi, tentu saja apa yang kita baca dalam Injil tidak mendukung hal itu. Meskipun pelayanan umum yang dilakukan oleh Yesus hanya berlangsung sampai kurang lebih tiga tahun, Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk menjalin relasi dengan setiap orang, secara pribadi.

Memang benar, Yesus telah berkhotbah di hadapan banyak orang di Yudea, memberi makan 5.000 orang yang berkumpul di dekat Danau Galilea, dan melayani banyak sekali orang di Kapernaum. Akan tetapi, Dia tidak pernah mengabaikan betapa berharganya satu jiwa!

Dalam memberikan kesaksian pribadi, kita akan dikuatkan saat membaca percakapan Yesus dengan seseorang yang bernama Nikodemus pada suatu malam (Yohanes 3); pertemuan-Nya dengan seorang wanita di sebuah sumur di Samaria (Yohanes 4); dan ketertarikan-Nya secara pribadi terhadap seorang pria bernama Zakheus, yang memanjat pohon ara supaya dapat melihat Tuhan dengan jelas (Lukas 19). Betapa terkejutnya Zakheus ketika Yesus memanggilnya dari antara orang banyak dan berkata, “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu” (ayat 5).

Jika Anda pernah tergoda untuk mengecilkan arti kesaksian Anda pribadi kepada satu jiwa, maka ingatlah teladan yang telah diberikan Yesus. Alkitab mengatakan bahwa surga bersukacita karena ada satu orang berdosa yang bertobat -RWD





 
Dari Life  
Keindahan
Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Friday, Nov. 11 2005 4:07:36PM PST
Tokoh Gereja: Posisi Tawar Umat Kristen Rendah
Kelompok Teroris Diduga Sedang Merancang Teror Malam Natal
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
TPKB Minta SKB Serta Revisinya Dicabut [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang