Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Arsip
Devosi
Puisi
Citra
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Life  > Daily QT
 

Dia Menerangi Jalan

Bacaan: Mazmur 112

Monday, May. 9, 2005 Posted: 3:23:52PM PST


Suatu malam, seorang misionaris di Peru mengunjungi sekelompok orang percaya. Ia tahu bahwa rumah tempat mereka bertemu berada di sebuah lereng dan jalan menuju ke sana berbahaya. Ia pergi ke sana naik taksi, sejauh bisa taksi menjangkau. Kemudian ia mulai naik menapaki jalan yang berbahaya menuju rumah itu. Malam itu gelap dan jalannya sangat sulit. Ketika ia melewati belokan, tiba-tiba ia melihat beberapa orang percaya membawa lentera yang terang. Mereka datang untuk menerangi jalannya. Ketakutannya sirna, dan ia melewati jalan yang menanjak itu dengan mudah.

Dengan cara yang sama seperti itulah Allah menerangi jalan kita. Ketika kita memercayai Yesus sebagai Juruselamat, Dia yang adalah Terang dunia, memasuki kehidupan kita dan menghilangkan kegelapan dosa serta keputusasaan kita. Terang ini senantiasa menghibur kita melewati saat-saat sulit. Di tengah-tengah kesedihan, masalah, sakit penyakit, atau kekecewaan, Tuhan menerangi jalan dan menguatkan anak-anak-Nya dengan memberikan harapan.

Harapan ini barangkali disampaikan melalui kata-kata nasihat dari sesama orang percaya. Mungkin harapan itu berupa penerangan firman Allah melalui pelayanan Roh Kudus, peneguhan yang menenteramkan sebagai jawaban doa yang sepenuh hati, atau melalui penyediaaan barang kebutuhan tertentu secara ajaib. Apa pun kejadiannya, Allah mengirimkan terang pada saat kita dilanda kegelapan.

Yesus senantiasa memberikan terang pada malam yang gelap gulita! óDCE

Sumber: sabda.org



 
Dari Life  
Keindahan
Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 11:28:20AM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang