Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Arsip
Devosi
Puisi
Citra
Editorial
Customer Service
Info Iklan
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Life  > Daily QT
 

Teruskanlah

Bacaan : Mazmur 71:12-18

Thursday, Apr. 21, 2005 Posted: 10:51:01AM PST

Menjadi tua tidak berarti menjadi tidak berguna. Menjadi tua dapat berarti bertumbuh, menjadi dewasa, mengabdi, melayani, mengambil risiko, menikmati diri sendiri hingga akhir hidup kita. "Orang-orang tua perlu menjadi penjelajah," kata pengarang T.S. Eliot. Salah seorang teman saya berkata, "Bersenang-senanglah selama Anda masih hidup."

Menyia-nyiakan waktu pada masa tua kita berarti merampas tahun-tahun terbaik yang mungkin terjadi dalam hidup kita. Hal itu juga menghalangi anugerah yang diberikan Allah untuk memperkaya gereja-Nya. Masih ada pelayanan yang perlu dilakukan dan kemenangan untuk diraih.

Sebagian orang tua mungkin tidak memiliki energi atau kecenderungan untuk memimpin, namun mereka adalah aset yang tak ternilai bagi generasi pemimpin berikutnya. Seseorang bertanya kepada John Wesley apa yang akan dilakukannya jika ia tahu hidupnya tak lama lagi. Ia menjawab, "Saya ingin melakukan regenerasi kepada orang-orang muda hingga waktu itu tiba, yaitu ketika saya dipanggil untuk menyerahkan roh saya kembali kepada Dia yang memberikannya."

Sang pemazmur juga rindu mewariskan pemahamannya tentang Tuhan kepada orang lain, dan ia berdoa, "Sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini" (Mazmur 71:18).

Kita pun harus tetap terbuka untuk dipakai Allah untuk memperkaya hidup orang lain. Mungkin manfaat diri kita yang terbesar adalah untuk mewariskan pemahaman kita tentang Allah kepada orang lain —DHR

[sabda.org]



 
Dari Life  
Keindahan
Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Saturday, Nov. 12 2005 12:31:49PM PST
Tokoh Islam dan Kristen Perlu Dialog Jujur
Agama Masih Sering Dijadikan Komoditas Politik
Gereja Se-Indonesia Bahas Penutupan Tempat Ibadah
Pdt Damanik Minta Inggris Tekan RI
PGI : Pemerintah Harus Menjamin Pelaksanaan Hak Beribadah [Photo]
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang