Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5 : 37).
Search
Arsip Berita
Web
 
Advanced Search
Enhanced by
Home
Arsip
Dunia
Gereja
Ministri
Misi
Pendidikan
Budaya
Masyarakat
Hidup
Editorial
Customer Service
Media Kit
Bookmark
Interaktif
Hubungi Kami
Kristiani Pos
Tentang Kami
Syarat dan Kondisi
Administrasi
 
 
Home > Americas  > United States
 

Nikahkan Pasangan Sejenis, Pendeta AS Terancam Dipecat

Friday, Mar. 3, 2006 Posted: 11:27:36AM PST

Seorang pendeta AS yang menikahkan dua pasangan lesbian mendapat teguran dan kemungkinan dipaksa untuk berhenti setelah 30 puluh tahun bertugas, demikian dilaporkan Kamis (2/3), AP memberitakan.

Pendeta tersebut, Jane Spahr dari San Rafael, dijadwalkan akan diadili oleh Komisi Yudisial Gereja, Jumat, karena menikahkan dua pasangan tersebut di tahun 2004 dan 2005, tindakan yang melanggar aturan Gereja yang hanya memperbolehkan pernikahan antara seorang wanita dan seorang pria.

Spahr (63) beralasan ‘ia menghargai kata hati pribadinya dan hubungannya dengan Tuhan’ saat ia meresmikan pernikahan tersebut.

Jika didapati bersalah ia bisa dipecat sebagai pendeta, demikian menurut salah seorang pengacaranya, Timothy Cahn.

“Masyarakat yang beriman memiliki tanggung jawab untuk memerangi sistem yang opresif,” kata Spahr, juga merupakan aktivis lesbian yang aktif melobi diperkenankan pendeta dari golongan lesbian. “Tentu saja pendiri gereja merupakan seseorang yang menetang sistem opresif.”

Gereja Presbiterian AS, tempat ia menjadi pendeta, merupakan gereja protestan yang turut dalam debat rumit antara kelompok liberal dan konservatif terkait masalah peranan gay di gereja. Berdasarkan putusan Dewan Tertinggi Gereja AS tahun 2000, gereja-gereja Prebiterian bisa merestui perikatan sesama jenis tapi tidak menyamakannya dengan ikatan perkawinan.

Spahr adalah salah satu dari enam pendeta di seluruh AS yang menghadapi tindakan disipliner karena menikahkan pasangan sejenis, tapi kasus Spahr adalah yang pertama diadili.



Della L.

 
Dari Americas  
Pengadilan AS Beri Kesempatan untuk Seorang Pencari Suaka Indonesia
NEW YORK (AP) - Sebuah pengadilan di AS memberikan kesempatan baru kepada seorang warga negara Indonesia yang mencari suaka setelah sebelumnya klaimnya atas penganiayaan religius ditolak karena tampaknya ...... | more
E-mail
Print-friendly version
Headlines Hari ini
  Thursday, Apr. 27 2006 10:29:41AM PST
Gereja Pantekosta Gunung Putri Hentikan Aktifitas
Setiap Hari, Sepuluh Bayi Lahir Terinfeksi HIV
Ketua PGI: Penutupan Tempat Ibadah karena Penafsiran Salah Kaprah
Bahtera Tandakan Zaman di New Zealand
Italia Pindahkan Iklan Film 'Da Vinci Code'
Terpopuler
Terjadinya Penganiayaan Anak Kecil di Gereja Pondok Daud Dibantah
Sidney Mohede:Belajar dari Billy Graham
Penembokan Sekolah Sang Timur
Gus Dur Meminta Walikota Tangerang Memberikan Izin Membangun Gereja
Pelayan Lintas Waktu dan Ruang