Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

Seminar Pembinaan Iman Kristen akan diadakan oleh GRII


Posted: Mar. 31, 2005 01:00:15 WIB

Pada tahun 2005, dalam rangka mempertajam visi akan kebutuhan dan keharusan gerakan Reformed Injili, Pdt Dr. Stephen Tong pendiri Gereja Reformed Injili Indonesia mengadakan seminar pembinaan iman Kristen. Ia mengajak umat Kristiani dalam mempelajari sejarah dan dinamika gerakan Reformed Injili.

Dalam seminar ini Pdt. Dr. Stephen Tong akan dengan tegas memaparkan signifikansi gerakan Reformed Injili dan menjawab semua pertanyaan yang bersangkut paut dengan tema seminar seperti kekuatan apakah yang dapat menghidupkan dan mengarahkan kehidupan umat manusia? Apakah dapat mengekang kuasa politik dan kekuatan teknologi yang menuju kepada pembinasaan umat manusia?

Seminar akan diadakan di dua kota, Jakarta dan Surabaya. Di Jakarta sendiri, rencananya akan berlangsung tiga hari, 13-15 April 2005 bertempat di Gedung Auditorium Manggala Wanabakti. Sementara di Surabaya diadakan pada tanggal 21-23 April 2005 di Plenary Hall Tunjungan Plaza.

Gerakan Reformasi Injili selama 500 tahun terbukti sebagai gerakan yang bermotivasi kembali kembali kepada Alkitab, setia kepada kebenaran. Sejarah telah menyaksikan perubahan-perubahan semua bangsa, semua negara, semua masyarakat yang telah dipengaruhi oleh teologi dan gerakan Reformed. Dimana gerakan Reformed berpengaruh, di situ terjadi penghargaan atas hak azasi manusia, kebebasan, serta terbentuknya pemerintahan yang berdasarkan hukum. Gerakan ini, selain menjalankan kehendak Allah, juga merangsang manusia untuk mengembalikan martabat kehormatan manusia.

Pendeta Dr. Stephen Tong, pendiri gereja Reformed Injili Indonesia, telah melayani Tuhan sejak 1957 baik dalam bidang penginjilan, teologi, maupun penggembalaan. Pelayanannya yang telah terbukti menjadi berkat bagi zaman ini telah menarik perhatian banyak pemimpin gereja, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Perhatian tersebut khususnya ditujukan kepada Reformed Theology yang senantiasa ia tegaskan. Sejak tahun 1974, ia mengadakan seminar-seminar di Surabaya dan pada tahun 1984, ia memulai mengadakan Seminar Pembinaan Iman Kristen (SPIK) di Jakarta, untuk menegakkan doktrin Reformed dan semangat Injili.

Next Story : Arkeolog Temukan Model Rumah Yesus di Masa Kecil

Terpopuler

Headlines Hari ini