Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

Konferensi Anti Evolusi Menandai Perayaan “Hari Darwin”

Elena Garcia
Koresponden Kristiani Pos

Posted: Feb. 03, 2009 23:20:56 WIB
konferensi-anti-evolusi-menandai-perayaan-hari-darwin

Animatronic sepanjang 40 kaki sauropod dinosaurus menghadap aula utama Museum Penciptaan. (Foto: Museum Penciptaan)

Sementara perayaan di seluruh dunia yang menandai peringatan 200 tahun kelahiran Charles Darwin dimulai pada Februari, sebuah ministri yang berkecimpung dibidang penciptaan akan mengadakan suatu konferensi guna menyangkal teori ilmuwan tentang evolusi.

Answers in Genesis, sebagai dasar beroperasinya Museum Penciptaan yang letaknya dekat Cincinnati, Ky., akan menjadi tempat berlangsungnya dua konferensi gratis guna membantu Kristiani dalam mempertahankan keprcayaannya melawan sebuah teori yang mana ministri tersebut melihatnya telah menyimpang dari apa yang ada di alkitab.

Dua konferensi tersebut, yang diberi sebutan “Jawaban bagi Darwin,” akan berlangsung di dua gereja- yang satu akan diadakan di Pantai Barat dan yang lainnya akan diadakan di sebelah timur Pantai –bertujuan untuk menyediakan pelatihan dan pendidikan bagi Kristiani dalam memandang penciptaan dan evolusi.

Pertemuan di Pantai Barat dijadwalkan akan berlangsung 6-7 Februari mendatang di Kapel Calvary di Costa Mesa, Calif. Sedangkan acara di Pantai Timur akan diselenggarakan pada 15-17 Februari di Gereja Thomas Rd. Baptist di Lynchburg, Va.

"Begitu banyak orang telah diyakinkan oleh akademis mengenai validitas apa yang dipercayai oleh Darwin dalam memandang evolusi, dan mereka berusaha mencari cara untuk berkompromi, dan mencocokkan penciptaan dan evolusi secara bersama,”kata Ken Ham, presiden Answers in Genesis, yang akan menjadi pembicara kunci pada kedua konferensi tersebut.

"Kami ingin membantu mereka untuk dapat memahami bahwa evolusi Darwin adalah salah, dan telah merendahkan iman Kristiani dan telah menjadi pemicu munculnya penyakit sosial seperti rasisme dan aborsi,”ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Pembicara lain dalam konferensi yang berbasis di California tersebut meliputi Dr Andrew Snelling, seorang ilmuwan dengan Answers in Genesis nya yang bergelar Ph.D. di bidang geologi, dan Dr David Menton, seorang ilmuwan staf Answers in Genesis yang bergelar Ph.D. di bidang biologi.

Topik konferensi tersebut akan meliputi “Jawaban dari Kejadian terhadapa Darwin dan Perang Kebudayaan,” “Menjawab tentang Rasisme,” “Jawaban dari sisi Ilmu Pengetahuan dan Alkitab didasarkan pada Usia Bumi Sebenarnya” dan “Jawaban berdasarkan pada Rekaman Fosil – Penciptaan vs. Evolusi Darwin.”

Para pembicara pada pertemuan Pantai Timur akan mengikutsertakan Ham dan Snelling serta profesor dari Universitas Liberty Dr David DeWitt, Ph.D. ilmuwan di bidang ilmu syaraf, dan Dr Marcus Ross, yang bergelar Ph.D. di bidang ilmu geologi. Disamping itu topik lain yang akan dibahas pada konferensi Pantai Barat, Virginia juga akan menanggapi tentang "Jawaban mengenai topik “Manusia-Kera.”

Ham, seorang ilmuwan muda Penciptaan Bumi, percaya pada interpretasi harafiah mengenai cerita penciptaan yang berlangsung selama enam hari di Kitab Kejadian. Museum Penciptaan, yang didirikannya, menampilkan pameran yang mengklaim dunia hanya berumur 6.000 tahun, dinosaurus muncul pada hari yang sama ketika Tuhan menciptakan binatang lainnya, dan ciptaan lainnya seperti Grand Canyon dan fosil ditimbulkan akibat banjir global pada jaman Nuh.

"Banyak Kristiani terkejut ketika ilmu pengetahuan yang mereka pelajari dan berlaku mengkonfirmasi tentang penciptaan dan banjir Nuh,”tambah Ham. “Misi kami di Answers in Genesis dan Museum Penciptaan adalah untuk menyebarluaskan pesan tersebut guna menegakkan seluruh ayat firman dalam Alkitab sehingga dapat juga menjangkau orang-orang yang belum percaya kepada Injil.”

Sebuah jajak pendapat di sebuah kolom Surat Kabar Mingguan pada Maret lalu menemukan bahwa sekitar 73 persen Protestan Injili dibandingkan dengan 39 persen Protestan bukan Injili lebih menyetujui bahwa Tuhan menciptakan manusia seperti bentuk sekarang ini dalam kurun waktu 10.000 tahun terakhir. Katolik sebanyak 41 persen lebih mempercayai pernyataan tersebut dibandingkan dengan protestan yang bukan Injili.

Banyak Kristiani yang mana kebanyakan dari mereka adalah anggota Gereja Katolik menerima semacam evolusi yang dikenal dengan nama “theistic evolusi," yang mengajarkan bahwa evolusi adalah alat yang dipakai oleh Tuhan dalam proses penciptaan.

Pada kenyataannya tidak semua Kristiani akan menghindari "Hari Darwin."

Beberapa diantaranya akan ikut serta dalam peristiwa yang terjadi pada tahun ini yang menandai baik 200 tahun kelahiran Darwin maupun 150th hari jadi peluncuran hasil temuannya, The Origin of Species.

Paus Benediktus XVI berencana menghadiri konferensi pada bulan Maret mendatang guna merayakan The Origin of the Species di Roma. Paus tetap mempertahankan bahwa teori evolusi cocok dengan Alkitab.

Menurut sebuah situs website yang dibuat dalam rangka perayaan tersebut ( (darwinday.org) akan ada sekitar 322 acara yang akan berlangsung di 31 negara guna memperingati “Hari Darwin.”

Next Story : Jemaat GKI Taman Yasmin Kembali Kebaktian di Jalan

Terpopuler

Headlines Hari ini